Pandeglang, 6 Desember 2024 – Kantor Kecamatan Cadasari menjadi saksi antusiasme para pelaku usaha lokal yang menerima sertifikat halal melalui program self declare hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Acara yang berlangsung pada Jumat, 6 Desember 2024, ini menggarisbawahi komitmen Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai syariah.
Acara dibuka oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian UIN SMH Banten, Dr. H. Amrullah, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan besar agar sertifikasi halal ini dapat meningkatkan daya saing dan nilai jual produk lokal masyarakat Pandeglang. “Sertifikat halal menjadi pintu bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas, tidak hanya di pasar regional tetapi juga nasional,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pandeglang turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi kepada Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN SMH Banten. Beliau menyebutkan bahwa program ini tak hanya menjamin kehalalan produk, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menembus pasar modern, seperti minimarket, melalui fasilitas Rumah Kemasan Kabupaten Pandeglang.
Dalam kesempatan yang sama, Hj. Siti Aminah, M.Pd.I., Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama UIN SMH Banten, menekankan pentingnya menjaga kualitas produk. “Sertifikat halal berlaku seumur hidup selama tidak ada perubahan bahan atau proses produksi. Oleh karena itu, menjaga konsistensi kualitas adalah kunci keberlanjutan usaha,” pesannya kepada para pelaku usaha.
Dari perspektif penggiat halal, program ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat realisasi industri halal yang inklusif di Indonesia. Dengan mempermudah akses sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, program ini tidak hanya memberikan kepercayaan konsumen, tetapi juga memperkuat ekosistem halal yang mendukung perekonomian berbasis syariah.
Sementara itu, dari sudut pandang pengabdian masyarakat, keberhasilan program ini mencerminkan peran aktif UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam memberdayakan masyarakat melalui kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah. Pusat Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan LP2M UIN SMH Banten menjadi motor penggerak yang memastikan setiap inisiatif KKN berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dr. Agus Sukirno, M.Pd, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan mengungkapkan rasa senang dan bersyukur, bahwasanya kegiatan Kuliah Kerja Nyata telah berhasil membantu masyarakat pelaku UKM dengan diterbitkannya sertifikat halal. Hal ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha dan merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mensukseskan program pemerintah terkait dengan kewajiban setiap pelaku UKM mempunyai sertifikat halal. Harapannya semoga tahun depan semakin banyak pelaku UKM yang bersertifikat halal, pungkasnya.
Riski Andrian Jasmi, M.Sc, Kepala Pusat Jaminan Produk Halal menjelaskan 40 Sertifikat halal ini menjadi bukti nyata komitmen bapak dan ibu pelaku usaha di Cadasari Pandeglang untuk memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan prinsip syariat Islam dan aman dikonsumsi oleh masyarakat.
Kami berharap, dengan diterimanya sertifikat halal ini, bapak dan ibu semakin berkembang dan semakin dipercaya oleh konsumen. Ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas dan integritas produk halal yang telah diperoleh. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses ini, dan semoga sertifikasi halal ini membawa berkah dan manfaat bagi kita semua.
Fatimah salah satu penerima sertifikat halal, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada LP2M UIN SMH Banten yang telah membantu proses penerbitan sertifikat halal. Harapannya, semoga rekan-rekan yang belum mempunyai sertifikat dapat dibantu oleh Jaminan Produk Halal LP2M dan lokasi Kuliah Kerja Nyata tahun depan semoga salah satu lokusnya di Kecamatan Cadasari pungkasnya.
Acara yang berlangsung dengan meriah ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis syariah. Pandeglang, dengan potensinya, kini memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu sentra produk halal unggulan di Indonesia (Tim PkMPP).
