Dampak gempa magnitudo 6.6 SR pada 14 Januari 2022 di wilayah Sumur Kabupaten Pandeglang tampak kerusakan parah beberapa rumah warga, fasilitas pedidikan (sekolah), dan fasilitas ibadah (Masjid). Namun, hingga kini belum mulai direnovasi. Terutama, di wilayah Cisaat Kec Sumur Kab Pandeglang. Itulah hasil observasi Tim Khusus Bencana UIN SMH Banten bekerja sama dengan LP2M UIN SMH Banten pada tanggal 25 Januari 2022.

Rumah warga yang terdampak gempa

Bangunan masjid yang terdampak gempa
Dari hasil observasi yang dilakukan kemudian menurut Ketua Timsus Bencana, Nina Chairina, dan Kapus Pengabdian kepada masyarakat LP2M UIN SMH Banten, Ade Fakih Kurniawan, akan melakukan penanganan dan pencegahan bencana gempa di wilayah itu. Seperti, kegiatan bantuan bahan material bangunan, dan dampingan pemulihan trauma warga dan ketahanan ekonomi warga.
Kegiataan sosial pada warga pasca gempa itu akan segera dilaksanakan oleh Timsus Bencana dan LP2M UIN SMH Banten. Penting dicatat bahwa pada tahun 2022 ini pencegahan bencana di wilayah itu akan dilakukan dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Tanggap Bencana.
Timsus Bencana UIN SMH Banten mengucapkan terima kasih kepada para donator yang telah memberikan bantuan warga korban bencana Sumur. Semoga warga korban bencana kembali hidup tanpa was-was akan gempa yang beberapa hari setelah muncul gempa susulan.
