PkMPP LP2M UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Penaggulangan Kemiskinan Ektrem

-

Bertempat di Aula Kantor Desa Citalahab, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) menyelenggarakan pelatihan Pengolahan Produksi Pangan dan Diversifikasi Usaha Masyarakat sebagai Upaya Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem. Hadir dalam kegiatan tersebut Nenah mewakili Camat Banjar, Abah H. Hambali selaku Kepala Desa Citalahab beserta istri, Agus Sukirno selaku Kepala PkMPP, Eni Nuraeni dari Tim TA PkMPP, Halimi Subkor LP2M, Adlani Pelaksana LP2M, perwakilan mahasiswa, perangkat desa, dan ibu-ibu penggerak Posyandu sebagai peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Hambali menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi PkMPP LP2M SMH Banten yang menjadikan Desa Citalahab sebagai tempat pelatihan. Ia berpesan agar peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan baik, memperhatikan materi yang disampaikan, mencerna informasi, dan mempraktikkannya di rumah masing-masing.

Agus Sukirno dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa dan jajarannya serta para peserta yang menyambut baik kegiatan tersebut. Pelatihan ini sangat bermanfaat khususnya bagi peserta dan umumnya bagi warga Desa Citalahab. Penanggulangan kemiskinan ekstrem merupakan tanggung jawab bersama baik oleh pemerintah pusat, daerah, desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dan sinergi semua pihak dalam menanggulangi masalah tersebut. Alhamdulillah, kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan ketiga di wilayah Kecamatan Banjar, setelah kegiatan praktik lapangan metodologi pemberdayaan masyarakat oleh para dosen dan pelatihan pengolahan produksi serta diversifikasi usaha masyarakat untuk penanggulangan stunting.

Nenah dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Camat Banjar tidak bisa hadir karena bersamaan dengan kegiatan lain di Kantor Bupati Pandeglang. Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa pelatihan ini sangat penting dilaksanakan. Penanggulangan kemiskinan ekstrem menjadi tanggung jawab bersama; pemerintah tidak bisa menyelesaikan sendiri melainkan memerlukan kerja sama dari semua pihak.

Eni Nuraeni menjelaskan bahwa pekarangan rumah dapat ditanami berbagai jenis tanaman yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia. Jenis tanaman tersebut mengandung makanan yang sehat dan bergizi, seperti sayuran, singkong, apotek hidup, dan lainnya. Pekarangan rumah yang dimanfaatkan dengan baik dapat menghemat keuangan keluarga, lanjutnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh narasumber pelatihan Elly Amalia, S.KM., S.Gz. Ia menjelaskan bahwa tanaman di sekitar rumah mengandung gizi dan protein yang tinggi. Tanaman seperti singkong dan sayuran dapat diolah menjadi makanan seperti risoles maupun nugget yang disukai banyak orang, terutama anak-anak. Selain menyimak materi, para peserta juga melakukan praktik membuat risoles dan nugget. Harapannya, setelah pelatihan ini, peserta dapat mempraktikkannya di rumah, bahkan dalam skala yang lebih luas, dapat dijadikan usaha untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Aam, peserta pelatihan, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti pelatihan ini. “Tadi saat istirahat saya pulang sebentar, bertemu suami dan membawa makanan hasil pelatihan. Alhamdulillah, suami sangat senang,” ujarnya. Para peserta pun tertawa mendengar pernyataan tersebut. Aam berharap agar kegiatan semacam ini dapat dilanjutkan tahun depan.

(Tim PkMPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terbaru

PkMPP UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Perkarangan Rumah Produktif

Serang, 4 Februari 2024 – Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat...

Penyerahan Sertifikasi Halal Hasil Kuliah Kerja Nyata: Dorong Produk Lokal Pandeglang Go Nasional

Pandeglang, 6 Desember 2024 – Kantor Kecamatan Cadasari menjadi saksi antusiasme para pelaku usaha lokal yang menerima sertifikat halal...

Pengabdian Mahasiswa UIN SMH Banten di Desa Gunungkendeng: Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui KUKERTA

Pada 2024, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA)...

PSGAD Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Darul Iman, Pandeglang

Pusat Studi Gender, Anak dan Difable, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Sultan Maulana Hasanuddin, melaksanakan Kegiatan Literasi Pencegahan...

PPkMPP Beri Pembekalan Peserta Kukerta Kolaborasi Internasional Thailand

  Serang, 10 Juni 2024 Bertempat di ruang rapat LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan...

Rapat Koordinasi Persiapan Kuliah Kerja Nyata Tahun 2024

Bertempat di Ruang rapat LP2M Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) LP2M UIN SMH Banten melaksanakan rapat...

Wajib baca

PkMPP UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Perkarangan Rumah Produktif

Serang, 4 Februari 2024 – Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat...

Penyerahan Sertifikasi Halal Hasil Kuliah Kerja Nyata: Dorong Produk Lokal Pandeglang Go Nasional

Pandeglang, 6 Desember 2024 – Kantor Kecamatan Cadasari menjadi...