Program Akselerasi Guru Besar di UIN Banten

-

Keberadaan guru besar akan menjadi cerminan salah satu tingkat kemajuan dan wibawa sebuah perguruan tinggi. Semakin banyak guru besar atau pakar di sebuah perguruan tinggi tentu akan membuat pergurun tinggi itu semakin berwibawa. Hal ini tidak lain karena semakin banyak orang-orang semacam itu akan mendorong orang untuk belajar dan meneliti di kampus tersebut. Semakin banyak orang yang belajar dan meneliti, maka semakin baik kualitas dan reputasi perguruan tinggi tersebut.

Menyadari sedemikian penting posisi dan keberadaan para guru besar tersebut dalam upaya peningkatan kualitas dan reputasi perguruan tinggi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten berupaya melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pada dosennya agar dapat menjadi guru besar.

UIN SMH Banten hingga saat ini kurang memiliki jumlah guru besar yang memadai. Berdasarkan data, dalam lima tahun terakhir ini beberapa guru besar di UIN SMH Banten telah memasuki usia pensiun dan atau ada yang meninggal dunia. Selain itu, dalam lima tahun ke depan setidaknya akan ada beberapa guru besar yang juga memasuki usia pensiun. Artinya, jika dalam jangka waktu lima tahun ke depan di universitas ini tidak ada yang menjadi guru besar, maka universitas ini hanya akan memiliki guru besar yang sangat sedikit. Hal ini tentu harus menjadi perhatian penting terutama dalam kaitannya dengan kualitas dan reputasi perguruan tinggi sebagai lembaga keilmuan.

Mencermati hal tersebut, UIN SMH Banten melakukan langkah-langkah strategis agar kelangkaan guru besar tersebut tidak sampai terjadi. Universitas menyadari bahwa langkah-langkah strategis tersebut harus ditempuh karena tidak mungkin menghasilkan para pakar tanpa ada desain program yang mengarah pada pencapaian tersebut. Apalagi, menurut UU Nomor 14 Tahun 2015 tentang Guru dan Dosen disebutkan bahwa “guru besar atau profesor adalah jabatan fungsional tertinggi bagi dosen yang masih mengajar di lingkungan satuan pendidikan tinggi”. Terdapat prasyarat akademik dan administratif yang harus dipenuhi jika seseorang hendak mencapai jabatan fungsional tertinggi tersebut. Oleh karena itu, UIN SMH Banten harus hadir dalam konteks pencapainya. Oleh karena itu, Program Pendampingan Akselerasi Guru Besar di UIN SMH Banten menjadi salah satu pilihan strategis agar kualitas dan reputasi kampus sebagai lembaga akademik senantiasa terjaga.

Dalam konteks tersebut, Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M)  UIN SMH Banten menjadi  tempat untuk menjalankan kegiatan tersebut. Pada titik ini, Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah diharapkan mampu memfasilitasi kegiatan pendampingan akselerasi guru besar untuk mendapatkan hasil guru besar yang lebih secara kualitas dan kuantitas.

Dari kegiatan ini diharapkan jumlah guru besar di lingkungan UIN SMH Banten akan bertambah sejalannya dengan bertambahnya jumlah publikasi artikel jurnal internasional bereputasi dari dosen UIN SMH Banten. Selain dari alasan khusus itu, kegiatan ini akan mendorong meningkatnya kemampuan para akademisi di lingkungan UIN SMH Banten dalam menyusun artikel jurnal.

Untuk mencapai tujuan itu, LP2M UIN Banten akan melakukan (a) Sosialisasi program pendampingan akselerasi guru besar di Lingkungan UIN SMH Banten kepada target kegiatan, yaitu para dosen berpendidikan doktor dengan jabatan akademik lektor kepala dan berpangkat minimal IV B. Selanjutnya, (b) dosen mempersiapkan artikel untuk publikasi internasional dalam rangka pengajuan kepangkatan guru besar. Pada praktiknya, LP2M akan mengadakan (c) kegiatan coaching clinic publikasi di jurnal internasional bereputasi. Proses ini akan berlangsung selama satu bulan. Di akhir kegiatan masing-masing peserta diharapkan sudah memiliki sebuah artikel yang layak dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi.

LP2M merencanakan program ini akan dilaksanakan dari 1 Maret – 31 Maret 2022 di kampus UIN SMH Banten. Peserta yang akan menjadi pserta ini berjumlah ± 6 orang dari unsur dosen dari semua Fakultas di lingkungan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten (Yanwar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terbaru

PkMPP UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Perkarangan Rumah Produktif

Serang, 4 Februari 2024 – Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat...

Penyerahan Sertifikasi Halal Hasil Kuliah Kerja Nyata: Dorong Produk Lokal Pandeglang Go Nasional

Pandeglang, 6 Desember 2024 – Kantor Kecamatan Cadasari menjadi saksi antusiasme para pelaku usaha lokal yang menerima sertifikat halal...

Pengabdian Mahasiswa UIN SMH Banten di Desa Gunungkendeng: Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui KUKERTA

Pada 2024, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA)...

PSGAD Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Darul Iman, Pandeglang

Pusat Studi Gender, Anak dan Difable, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Sultan Maulana Hasanuddin, melaksanakan Kegiatan Literasi Pencegahan...

PPkMPP Beri Pembekalan Peserta Kukerta Kolaborasi Internasional Thailand

  Serang, 10 Juni 2024 Bertempat di ruang rapat LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan...

PkMPP LP2M UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Penaggulangan Kemiskinan Ektrem

Bertempat di Aula Kantor Desa Citalahab, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) menyelenggarakan...

Wajib baca

PkMPP UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Perkarangan Rumah Produktif

Serang, 4 Februari 2024 – Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat...

Penyerahan Sertifikasi Halal Hasil Kuliah Kerja Nyata: Dorong Produk Lokal Pandeglang Go Nasional

Pandeglang, 6 Desember 2024 – Kantor Kecamatan Cadasari menjadi...