2021 telah berlalu dan meninggalkan sederet cerita tentang perjuangan semua orang untuk keluar dari wabah virus Covid 19. Semua orang berikhtiar, mulai dari pemerintah, para tenaga kesehatan, dosen, mahasiswa dan semua orang dari berbagai kalangan ikut berjuang keluar dari wabah pandemic yang hampir lebih 2 tahun belakangan ini membatasi mobilitas ruang gerak masyarakat.
Tak terkecuali apa yang telah dilakukan oleh para Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang ikut melakukan pengabdian dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata atau lebih familiar dengan akronim KUKERTA di kalangan civitas akademika UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dengan tema KUKERTA Moderasi Beragama dan Revolusi Mental.
Di tengah situasi yang belum menentu kala itu mengharuskan kembali program KUKERTA yang menjadi program rutin tahunan Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang telah dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus – 31 Agustus 2021 dilakukan secara daring. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat 2.800 mahasiswa KUKERTA untuk melakukan pengabdian.
Dalam kurun waktu 1 bulan selama masa kegiatan KUKERTA, dengan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mengarahkan kepada semua mahasiswa KUKERTA untuk membuat karya ilmiah berupa buku yang ber-ISBN, hasilnya adalah berupa sejumlah 582 buku ber-ISBN karya yang dihasilkan oleh mahasiswa KUKERTA.
Proses Input Judul Buku Ber-ISBN karya Mahasiswa KUKERTA Tahun 2021
Tentunya ini suatu karya yang harus diapresiasi oleh semua pihak, bagaimana mahasiswa KUKERTA dapat memberikan satu pencerahan literasi lewat karya-karya yang dihasilkan oleh mereka.
Dr. Masykur, M.Hum selaku sekretaris LP2M mengatakan bahwa “kita telah mengapresiasi hasil karya tulis ilmiah mahasiswa KUKERTA dengan memberikan reward publikasi kepada karya tulis ilmiah terbaik Mahasiswa.” hal ini selain sebagai bentuk apresiasi melaikan juga sebagai bentuk pemacu semangat para mahasiswa untuk terus aktif menulis membuat karya tulis ilmiah yang bisa terbit diberbagai jurnal-jurnal yang terindeks nasional maupun internasional.
