Masa Depan Cryptocurrency

-

Peneliti: Trisna Taufik Darmawansyah

Sejak peluncuran Bitcoin pada 2009, teknologi blockchain dan cryptocurrency telah berkembang pesat. Satu dekade kemudian, teknologi buku besar terdistribusi (ledger) dan cryptocurrency membentuk kembali cara bisnis beroperasi, menawarkan sejumlah manfaat termasuk peningkatan efisiensi dan biaya transaksi yang lebih rendah. Namun, seperti semua teknologi baru, blockchain dan cryptocurrency bukan tanpa risiko. Volatilitas harga dan ancaman keamanan siber menimbulkan hambatan besar untuk adopsi yang lebih luas, sementara pemerintah dan badan pengatur berjuang untuk mengimbangi laju perubahan yang cepat.

Ada banyak indikator yang menunjukkan bahwa cryptocurrency memiliki masa depan yang cerah. PayPal memberi pengguna kemampuan untuk membeli mata uang digital dan menggunakannya untuk melakukan pembayaran. Kartu kredit Mastercard dan Visa juga tersedia. Dan tidak ada salahnya jika Elon Musk, “TechnoKing” sendiri, terus mendorong aset digital seperti Bitcoin (BTC).

Tapi seperti apa masa depan cryptocurrency?
Sebelum kita menjawab pertanyaan itu, mari kita lihat peluang dan tantangan yang menunggu industri blockchain.

Peluang apa yang ada di depan untuk cryptocurrency?
Ada banyak peluang yang tersedia di pasar cryptocurrency. Pasar ini menunjukkan banyak potensi dan kemungkinan. Berikut adalah beberapa kasus penggunaan crypto dan menunjukan pertumbuhan yang signifikan di masa depan.

Perbankan dan Lembaga Keuangan
Teknologi Blockchain merupakan ancaman sekaligus peluang bagi sistem keuangan saat ini. Apakah sistem keuangan saat ini tetap relevan akan tergantung pada seberapa bersedia untuk mengambil keuntungan dari kemungkinan yang ada dalam ruang kripto. Kenyataannya, sudah lama industri perbankan mengalami ancaman yang nyata, sehingga yang pertama mengadopsi blokchain akan menjadi yang terdepan. Itu juga mengapa bank tradisional yang menolak untuk mengakui kemungkinan di dunia blockchain sudah tertinggal.

Salah satu fitur utama dari blockchain adalah kemampuannya untuk mengurangi kesalahan sekaligus meningkatkan transparansi. Semua transaksi yang terjadi di ekosistem blockchain tidak dapat diubah dan dapat dilihat secara real-time. Hasilnya, dapat membantu meningkatkan pemantauan dan pelaporan regulasi yang dilakukan oleh bank sentral.

Selain itu, cryptocurrency dapat membantu dalam melaksanakan kontrak keuangan. Dengan menggunakan smart contract (kontrak pintar), bank dapat membuat perjanjian yang secara otomatis dijalankan ketika parameter tertentu terpenuhi. Ini sangat membantu untuk transaksi keuangan yang kompleks. Karena sifat blockchain dan kontrak pintar, aturan yang tidak dapat diubah dibuat, dan transaksi diselesaikan secara otomatis.

Adopsi Pengguna
Bisa dibilang peluang terbesar yang ada untuk masa depan cryptocurrency adalah adopsi pengguna. Diperkirakan hanya 4.45% orang di Indonesia yang menggunakan atau memegang cryptocurrency dalam kapasitas apa pun. Itu berarti bahkan aset kripto populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan USDT masih jarang dimiliki. Akibatnya, ada sejumlah besar potensi adopsi pengguna di masa depan untuk pasar kripto.

Sementara dompet pertukaran (wallet) seperti indodax memimpin dalam pasar ini, masih ada banyak ruang untuk pertumbuhan. Sayangnya, pasar masih dipandang tidak stabil karena volatilitasnya. Namun, karena semakin banyak investor bergabung, semakin kecil kemungkinan kita akan melihat pasang surut besar-besaran yang dikenal pasar crypto. Pasar akan melihat pertumbuhan yang signifikan dengan pengaruh lebih lanjut oleh para pemimpin opini utama seperti Elon Musk (CEO Tesla) dan Mark Cuban (pemilik Dallas Mavericks) terus menciptakan cara untuk mengintegrasikan cryptocurrency ke dalam masyarakat kita.

Pembayaran dan Transaksi
Pembayaran dan transaksi berjalan seiring dengan adopsi pengguna. Karena semakin banyak orang membeli cryptocurrency, semakin mereka ingin dapat melakukan pembayaran dan membeli barang dan jasa dengan kripto. Mata uang Fiat masih berlaku, tetapi jika menyangkut kecepatan terjadinya transaksi internasional, Anda akan kesulitan menemukan metode yang lebih baik daripada kripto.

Tantangan apa yang akan dihadapi cryptocurrency?
Bahkan dengan semua kemungkinan dan potensi crypto, masih ada banyak tantangan yang akan dihadapi industri kripto. Berikut adalah beberapa hambatan yang mungkin menghalangi pertumbuhan dan adopsi cryptocurrency.

Peraturan yang menyulitkan
Ini adalah rintangan signifikan yang harus diatasi kripto. Bank dan regulator pemerintah ingin mengontrol cryptocurrency melalui undang-undang dan aturan yang mewajibkan verifikasi pengguna. Ini agak tidak sesuai dengan tujuan cryptocurrency yaitu anonimitas. Sejalan dengan itu, negara-negara seperti India dan China sedang mempertimbangkan untuk melarang cryptocurrency sepenuhnya. Jenis ketidakpastian dengan pemerintah di seluruh dunia ini pasti akan membahayakan pertumbuhan masa depan dalam pasar kripto.

Keamanan
Tantangan kedua yang dihadapi industri kripto adalah masalah keamanan. Sebagian besar investor crypto secara teratur menggunakan pertukaran online seperti Binance dan Coinbase. Sayangnya, pertukaran ini rentan terhadap potensi peretasan dan serangan malware. Salah satu contoh mencolok dari ini adalah peretasan Mt. Gox. Bencana senilai $ 460 juta ini menunjukkan kekurangan yang ada di bursa kripto. Namun, kami melihat, setelah terjadinya kasus Mt. Gox, platform perdagangan online telah menunjukkan kesediaan untuk meningkatkan sistem keamanan mereka secara signifikan. Mereka tidak sempurna, tetapi mereka jauh lebih baik dari sebelumnya.

Fluktuatif
Terakhir, crypto bisa menjadi pasar yang sangat fluktuatif. Valuasi dan kapitalisasi pasar aset digital dapat berubah secara drastis dari hari ke hari. Jika investor tidak hati-hati, mereka bisa kehilangan banyak uang. Terlepas dari tantangan ini, masa depan cryptocurrency menarik dan penuh potensi. Banyak segmen telah menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang signifikan, bahkan dalam satu tahun terakhir. Satu area spesifik yang baru-baru ini diluncurkan adalah dunia NFT, atau token yang tidak dapat dipertukarkan.

Non-fungible token (NFT)
NFT adalah item yang unik dan tidak dapat dengan mudah diganti. Dengan NFT, Anda dapat memiliki salinan digital karya seni, musik, dan koleksi lainnya. Pengguna membeli NFT ini dengan crypto dan kemudian dapat menukarnya dengan aset NFT lainnya.

Keuangan Terdesentralisasi (DeFi)
Last but not least dalam daftar kami adalah keuangan terdesentralisasi, atau DeFi. Istilah ini merupakan visi menyeluruh tentang bagaimana melakukan transaksi tanpa memerlukan bank dan perantara terpusat lainnya. Aplikasi DeFi bertujuan untuk menawarkan semua layanan yang ditemukan dengan lembaga keuangan tradisional, tetapi mereka menjadikan layanan ini global, transparan, dan tanpa izin. Meskipun sektor ini masih dalam tahap awal, ada banyak kegembiraan tentang potensi DeFi. Banyak di industri percaya bahwa DeFi dapat mengungguli sistem keuangan tradisional yang ada dalam dekade berikutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita terbaru

PkMPP UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Perkarangan Rumah Produktif

Serang, 4 Februari 2024 – Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat...

Penyerahan Sertifikasi Halal Hasil Kuliah Kerja Nyata: Dorong Produk Lokal Pandeglang Go Nasional

Pandeglang, 6 Desember 2024 – Kantor Kecamatan Cadasari menjadi saksi antusiasme para pelaku usaha lokal yang menerima sertifikat halal...

Pengabdian Mahasiswa UIN SMH Banten di Desa Gunungkendeng: Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui KUKERTA

Pada 2024, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA)...

PSGAD Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Darul Iman, Pandeglang

Pusat Studi Gender, Anak dan Difable, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Sultan Maulana Hasanuddin, melaksanakan Kegiatan Literasi Pencegahan...

PPkMPP Beri Pembekalan Peserta Kukerta Kolaborasi Internasional Thailand

  Serang, 10 Juni 2024 Bertempat di ruang rapat LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan...

PkMPP LP2M UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Penaggulangan Kemiskinan Ektrem

Bertempat di Aula Kantor Desa Citalahab, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) menyelenggarakan...

Wajib baca

PkMPP UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Perkarangan Rumah Produktif

Serang, 4 Februari 2024 – Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat...

Penyerahan Sertifikasi Halal Hasil Kuliah Kerja Nyata: Dorong Produk Lokal Pandeglang Go Nasional

Pandeglang, 6 Desember 2024 – Kantor Kecamatan Cadasari menjadi...