
Pengumuman Penelitian dan Pengabdian LP2M UIN Banten 2022

Petunjuk Teknis Penelitian dan Pengabdian 2022 dapat juga diunduh di tautan ini.
Peningkatan Akreditasi Jurnal di UIN SMH Banten, LP2M Studi Banding Ke Jurnal UIN Jakarta

Seluruh Pimpinan dan Tenaga Ahli LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Rabu (27/10/2021) melakukan kunjungan ke FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kunjungan tersebut dalam rangka menjalin silaturahmi antar kedua lembaga. Yang menjadi pokok pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah membahas mengenai bagaimana pengelolaan jurnal AlQalam dan jurnal lainnya di UIN SMH Banten meningkat akreditasinya dengan berkolaborasi bersama pengelola Indonesian Journal of English Education (IJEE) pengelolaan jurnal Pendidikan Bahasa Inggris bersama pengelola Indonesian Journal of English Education (IJEE) dan sejumlah dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FITK UIN Jakarta. Acara tersebut berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 Fakultas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Kunjungan LP2M UIN Banten yang dalukan oleh Dr. Hunainah, M.M selaku Ketua LP2M UIN Banten didampingi oleh Sekretaris LP2M Dr. Masykur, M. Hum, Kepala Pusat Penelitian dan Publikasi Dr. Yanwar Pribadi, M.A, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak Dr. Iin Ratna Sumirat, M.Hum, Ketua Rumah Jurnal LP2M Kheryadi, M.Pd dan Tenaga Ahli LP2M UIN Banten Juhji, M.Pd diterima dan disambut dengan baik oleh Dekan FITK Dr. Sururin, M.Ag didampingi oleh Kaprodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Prof. Dr. Ratna Sari Dewi, M.Pd., Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Didin Nuruddin Hidayat, M.A., TESOL., Ph.D., Kepala Pusat Pengembangan Bahasa Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D., Sekretaris Pendidikan Bahasa Inggris Zaharil Anasy, M.Hum, Pengelola Jurnal FITK Yazid Hady, M.Pd. dan Agus Sufyan, M.App.Ling. dosen PBI.
Dalam sambutannya Dekan FITK Dr. Sururin, M.Ag mengucapkan “Selamat datang Bapak/Ibu rombongan dari LP2M UIN Banten. Sebuah kehormatan bagi kami FITK UIN Jakarta dikunjungi Bapak/Ibu semua,” ucap Sururin,” ujar Sururin.

Lebih lanjut Sururin menyampaikan “Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam penyambutan dan pelayanan kami sebagai tuan rumah kurang memuaskan Bapak/Ibu sekalian. Semoga pertemuan ini berjalan dengan lancar dan terjalin hubungan yang baik antara UIN jakarta dan UIN Banten utamanya upaya publikasi karya ilmiah. Kami siap berbagi informasi apa pun kepada bapak/Ibu, silakan tanyakan langsung kepada para ahlinya (pengelola IJEE).”
Sementara Ketua LP2M UIN SMH Banten Dr. Hunainah, M.M dalam sambutannya menyampaiakan rasa terimakasih yang mendalam kepada FITK UIN Jakarta atas penerimaan kunjungan LP2M UIN Banten, “Kami sangat tersanjung dengan sambutan yang luar biasa ini, “ ujar Hunainah.
“Kami ingin belajar ke temen-temen di sini (FITK UIN jakarta) sehingga cepat sekali progresnya gitu kan, nah ini yang mau kami timba ilmunya, padahal dulu UIN Jakarta sempat mengundang kami sebagai narasumber untuk pengelolaan jurnal. Kita ingin belajar triknya, kiatnya di sini apa sih yang bisa dilakukan agar bisa di level seperti di sini, tentunya dengan cara yang halal, dengan kaidah-kaidah akademik” tutupnya.
Selanjutnya, Siti Nurul Azkiyah menceritakan awal mula terbentuk dan berkembangnya IJEE FITK UIN Jakarta. “Bapak/Ibu, Sebenarnya cerita ujungnya banyak dipegang oleh Pak Didin, jadi saya mungkin akan menceritakan sejarah awal IJEE dimulai. IJEE dimulai pada tahun 2014, waktu itu Wadeknya almh. Bu Nurlena, jadi sudah cukup lama. Saya kira Bapak/Ibu yang mengelola jurnal juga sudah mengalami masa-masa yang sama gitu ya krisis artikel itu sudah jelas. Waktu itu saya ingat sekali untuk bisa menerbitkan artikel yang layak untuk dibaca itu proses editing yang kami lakukan itu sangat luar biasa, sementara waktu itu jumlah dosen yang bisa yang terlibat juga tidak banyak karena saat itu banyak teman-teman dosen sedang studi S3, termasuk Pak Didin. Tetapi semua proses kita kawal terutama dari sisi editing. Editing yang harus kita lakukan luar biasa, bahkan tidak jarang kita harus meng-edit grammarnya juga, karena memang itu semua tantangan jurnal di masa-masa awal. Tetapi, prinsip yang kita pegang adalah paper kita terbitkan adalah paper yang memang layak untuk diterbitkan. Jadi, kita mejaga kualtas dari papernya sehingga betul-betul kredibel,” jelas Siti Nurul Azkiyah.
Selanjutnya, acara yang dilangsungkan di ruang sidang lantai 2 fakultas dilanjutkan dengan sesi dialog dan sharing informasi. Pada kesempatan dialog dan sharing informasi tersebut, sejumlah rombongan dari LP2M UIN Banten menanyakan beberapa hal, utamanya berkaitan pengelolaan jurnal Pendidikan Bahasa Inggris bersama pengelola Indonesian Journal of English Education (IJEE) FITK UIN Jakarta. Acara sharing informasi ini berlangsung cukup hangat dan selesai menjelang kumandang azan ashar. (LP2M UIN Banten).
PkMPP UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Perkarangan Rumah Produktif
Serang, 4 Februari 2024 – Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menggelar kegiatan “Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Perkarangan Rumah Produktif” di Kampung Ciwengker, Curug Kota Serang. Kampung Ciwengker terletak di sekitar Kawasan Lingkar Kampus dan menjadi salah satu lokasi pengembangan program pengabdian kepada masyarakat.
Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat, khususnya perempuan tani, dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi lebih produktif dan bernilai ekonomi.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP), Dr. Agus Sukirno, M.Pd. Dalam sambutannya, Ia menekankan pentingnya inovasi dalam pertanian rumah tangga guna mendukung ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat.
Pelatihan menghadirkan narasumber Ibu Bina Mandiri Zen, S.P., M.P., yang merupakan Penyuluh Pertanian Ahli Pertama dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Serang. Dia menyampaikan materi mengenai teknik bercocok tanam di pekarangan rumah, pemanfaatan pupuk organik, serta cara merawat tanaman agar menghasilkan hasil yang optimal.
Selain sesi materi, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung penanaman bibit tanaman di pekarangan rumah mereka. Kegiatan praktik ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta agar dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Paktik ini langsung mengajarkan cara penggunaan atau takaran untuk penggunaan tanah, pupuk kandang dan pupuk organik.

Pelatihan ini mendapat respons positif dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut dengan pendampingan yang lebih intensif sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga Kampung Ciwengker dan sekitarnya semakin sadar akan pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan rumah secara optimal demi meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan kesejahteraan ekonomi lokal.
Teh Neti, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia menyatakan rasa senangnya dan berterima kasih kepada LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang telah menyelenggarakan Pelatihan di Kampung Ciwengkaer. Ia pun berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan tahun yang akan dating, pungkasnya (Tim PkMPP)
Penyerahan Sertifikasi Halal Hasil Kuliah Kerja Nyata: Dorong Produk Lokal Pandeglang Go Nasional
Pandeglang, 6 Desember 2024 – Kantor Kecamatan Cadasari menjadi saksi antusiasme para pelaku usaha lokal yang menerima sertifikat halal melalui program self declare hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Acara yang berlangsung pada Jumat, 6 Desember 2024, ini menggarisbawahi komitmen Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai syariah.
Acara dibuka oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian UIN SMH Banten, Dr. H. Amrullah, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan besar agar sertifikasi halal ini dapat meningkatkan daya saing dan nilai jual produk lokal masyarakat Pandeglang. “Sertifikat halal menjadi pintu bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas, tidak hanya di pasar regional tetapi juga nasional,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pandeglang turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi kepada Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN SMH Banten. Beliau menyebutkan bahwa program ini tak hanya menjamin kehalalan produk, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menembus pasar modern, seperti minimarket, melalui fasilitas Rumah Kemasan Kabupaten Pandeglang.
Dalam kesempatan yang sama, Hj. Siti Aminah, M.Pd.I., Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama UIN SMH Banten, menekankan pentingnya menjaga kualitas produk. “Sertifikat halal berlaku seumur hidup selama tidak ada perubahan bahan atau proses produksi. Oleh karena itu, menjaga konsistensi kualitas adalah kunci keberlanjutan usaha,” pesannya kepada para pelaku usaha.
Dari perspektif penggiat halal, program ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat realisasi industri halal yang inklusif di Indonesia. Dengan mempermudah akses sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, program ini tidak hanya memberikan kepercayaan konsumen, tetapi juga memperkuat ekosistem halal yang mendukung perekonomian berbasis syariah.
Sementara itu, dari sudut pandang pengabdian masyarakat, keberhasilan program ini mencerminkan peran aktif UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam memberdayakan masyarakat melalui kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah. Pusat Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan LP2M UIN SMH Banten menjadi motor penggerak yang memastikan setiap inisiatif KKN berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dr. Agus Sukirno, M.Pd, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan mengungkapkan rasa senang dan bersyukur, bahwasanya kegiatan Kuliah Kerja Nyata telah berhasil membantu masyarakat pelaku UKM dengan diterbitkannya sertifikat halal. Hal ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha dan merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mensukseskan program pemerintah terkait dengan kewajiban setiap pelaku UKM mempunyai sertifikat halal. Harapannya semoga tahun depan semakin banyak pelaku UKM yang bersertifikat halal, pungkasnya.
Riski Andrian Jasmi, M.Sc, Kepala Pusat Jaminan Produk Halal menjelaskan 40 Sertifikat halal ini menjadi bukti nyata komitmen bapak dan ibu pelaku usaha di Cadasari Pandeglang untuk memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan prinsip syariat Islam dan aman dikonsumsi oleh masyarakat.
Kami berharap, dengan diterimanya sertifikat halal ini, bapak dan ibu semakin berkembang dan semakin dipercaya oleh konsumen. Ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas dan integritas produk halal yang telah diperoleh. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses ini, dan semoga sertifikasi halal ini membawa berkah dan manfaat bagi kita semua.
Fatimah salah satu penerima sertifikat halal, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada LP2M UIN SMH Banten yang telah membantu proses penerbitan sertifikat halal. Harapannya, semoga rekan-rekan yang belum mempunyai sertifikat dapat dibantu oleh Jaminan Produk Halal LP2M dan lokasi Kuliah Kerja Nyata tahun depan semoga salah satu lokusnya di Kecamatan Cadasari pungkasnya.
Acara yang berlangsung dengan meriah ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis syariah. Pandeglang, dengan potensinya, kini memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu sentra produk halal unggulan di Indonesia (Tim PkMPP).
Pengabdian Mahasiswa UIN SMH Banten di Desa Gunungkendeng: Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui KUKERTA
Pada 2024, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) 111 melakukan pengabdian di Desa Gunungkendeng, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Banten. Program ini berlangsung dari 16 Juli hingga 24 Agustus 2024, dan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup di desa tersebut.
Sebagai salah satu kewajiban bagi mahasiswa, KUKERTA menjadi wadah untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama masa kuliah. Program ini tidak hanya bertujuan untuk membina kesadaran kesehatan, tetapi juga mencakup pemberdayaan ekonomi dan pengembangan potensi pendidikan serta budaya lokal. Diharapkan mahasiswa dapat berperan sebagai agen perubahan yang membantu masyarakat mengidentifikasi serta mengatasi berbagai masalah lokal dengan solusi berkelanjutan.
PSGAD Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren Darul Iman, Pandeglang
Pusat Studi Gender, Anak dan Difable, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Sultan Maulana Hasanuddin, melaksanakan Kegiatan Literasi Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren, Senin, 10 Juni 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman yang bertempat di Kadupandak, Kadulimus, Kec. Banjar, Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia No 73 Tahun 2022 Tentang mekanisme pencegahan serta penanganan kekerasan seksual di satuan pendidikan dan Peraturan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2015 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Kekerasan seksual merupakan salah satu kejahatan serius yang sudah seharusnya menjadi perhatian kita bersama, dimana kasus kekerasan yang terjadi di beberapa lembaga pendidikan dan pesantren memerlukan perhatian khusus dari semua pihak dalam rangka pemenuhan hak anak yang sedang menempuh pendidikan di Lembaga Pesantren.
Hal ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan & Komitmen Rektor, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Ketua Pusat Studi Gender, Anak dan Difable UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, bebas dari intoleransi dan kekerasan seksual di Lembaha pendidikan khususnya pesantren.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Pusat Studi Gender, Anak dan Difable, Dr. Hj. Iin Ratna Sumirat, M.Hum. Turut hadir Ketua Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, Dr. H. Dede Permana, M.A. dan diikuti oleh perwakilan santri kelas 16 dan 17 sejumlah 50 orang , dengan harapan para perwakilan satri dapat meneruskan informasi tentang pencegahan perlindungan kekersan seksual tersebut kepada para santri yang lainnya.

Sosialisasi selanjutnya disampaikan oleh Moh Suwaidi MM Fasilitator Perlindungan Anak Prov Banten. Ia berbicara tentang kekerasan seksual dan pencegahannya. Kemudian, Dr Rani Agustina MH KPA Banten berbicara tentang pencegahan kekerasan seksual pada remaja di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh satuan pendidikan khususnya pesantren, dan memberikan eilmuan kepada seluruh siswa/ santri tentang pemahaman pencegahan kekerasan seksual.
PPkMPP Beri Pembekalan Peserta Kukerta Kolaborasi Internasional Thailand
Serang, 10 Juni 2024
Bertempat di ruang rapat LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) memberikan pembekalan kepada mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi Internasional Thailand 2024. Hadir dalam acara pembukaan Plh Ketua LP2M merangkap sekretaris Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud, Kapus PkMPP, Dr. Agus Sukirno, M.Pd, Narasumber pembekalan Siti Aisyah dan para peserta.
Dalam sambutannya Ade Fakih mengingatkan agar para peserta komitmen terhadap waktu dan disiplin dalam melaksanakan tugas. “Kalian tidak hanya mewakili kampus UIN SMH Banten, namun kalian juga mewakili negara Indonesia.” Selanjutnya ia berpesan agar para peserta mengikuti pembekalan dengan sungguh-sungguh.
Agus Sukirno menyampaikan agar persyaratan perjalanan ke Luar Negeri seperti paspor segera diproses pembuatannya. Dia juga mengingatkan agar menjaga kesehatan, menjaga kekompakan antar peserta, saling koordniasi, dan saling mengingatkan.

Adapun materi pembekalan meliputi: persiapan perjalanan ke Luar Negeri, perkembangan Islam di Thailan, kebudaya Thailand, sistem pembelajaran di Thailand, program pengabdian, dan Pelaporan. Para pemateri adalah alumni peserta KUKERTA Kolaborasi Internasional tahun 2023 yaitu Siti Aisyah, Putri Sofiyah, dan Suvi Arriffatu Zein.

Wiwit salah satu peserta KUKERTA Kolaborasi Internasional mengungkapkan rasa senangnya menjadi peserta. Ini menjadi pengalaman pertama perjalanan ke Luar Negeri dan harapannya sebagai awal melakukan perjalan ke Luar Negeri di masa yang akan datang, pungkasnya. (Tim PkMPP).

PkMPP LP2M UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Penaggulangan Kemiskinan Ektrem
Bertempat di Aula Kantor Desa Citalahab, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) menyelenggarakan pelatihan Pengolahan Produksi Pangan dan Diversifikasi Usaha Masyarakat sebagai Upaya Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem. Hadir dalam kegiatan tersebut Nenah mewakili Camat Banjar, Abah H. Hambali selaku Kepala Desa Citalahab beserta istri, Agus Sukirno selaku Kepala PkMPP, Eni Nuraeni dari Tim TA PkMPP, Halimi Subkor LP2M, Adlani Pelaksana LP2M, perwakilan mahasiswa, perangkat desa, dan ibu-ibu penggerak Posyandu sebagai peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Hambali menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi PkMPP LP2M SMH Banten yang menjadikan Desa Citalahab sebagai tempat pelatihan. Ia berpesan agar peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan baik, memperhatikan materi yang disampaikan, mencerna informasi, dan mempraktikkannya di rumah masing-masing.

Agus Sukirno dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa dan jajarannya serta para peserta yang menyambut baik kegiatan tersebut. Pelatihan ini sangat bermanfaat khususnya bagi peserta dan umumnya bagi warga Desa Citalahab. Penanggulangan kemiskinan ekstrem merupakan tanggung jawab bersama baik oleh pemerintah pusat, daerah, desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dan sinergi semua pihak dalam menanggulangi masalah tersebut. Alhamdulillah, kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan ketiga di wilayah Kecamatan Banjar, setelah kegiatan praktik lapangan metodologi pemberdayaan masyarakat oleh para dosen dan pelatihan pengolahan produksi serta diversifikasi usaha masyarakat untuk penanggulangan stunting.
Nenah dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Camat Banjar tidak bisa hadir karena bersamaan dengan kegiatan lain di Kantor Bupati Pandeglang. Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa pelatihan ini sangat penting dilaksanakan. Penanggulangan kemiskinan ekstrem menjadi tanggung jawab bersama; pemerintah tidak bisa menyelesaikan sendiri melainkan memerlukan kerja sama dari semua pihak.
Eni Nuraeni menjelaskan bahwa pekarangan rumah dapat ditanami berbagai jenis tanaman yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia. Jenis tanaman tersebut mengandung makanan yang sehat dan bergizi, seperti sayuran, singkong, apotek hidup, dan lainnya. Pekarangan rumah yang dimanfaatkan dengan baik dapat menghemat keuangan keluarga, lanjutnya.
Hal yang sama diungkapkan oleh narasumber pelatihan Elly Amalia, S.KM., S.Gz. Ia menjelaskan bahwa tanaman di sekitar rumah mengandung gizi dan protein yang tinggi. Tanaman seperti singkong dan sayuran dapat diolah menjadi makanan seperti risoles maupun nugget yang disukai banyak orang, terutama anak-anak. Selain menyimak materi, para peserta juga melakukan praktik membuat risoles dan nugget. Harapannya, setelah pelatihan ini, peserta dapat mempraktikkannya di rumah, bahkan dalam skala yang lebih luas, dapat dijadikan usaha untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
Aam, peserta pelatihan, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti pelatihan ini. “Tadi saat istirahat saya pulang sebentar, bertemu suami dan membawa makanan hasil pelatihan. Alhamdulillah, suami sangat senang,” ujarnya. Para peserta pun tertawa mendengar pernyataan tersebut. Aam berharap agar kegiatan semacam ini dapat dilanjutkan tahun depan.
(Tim PkMPP)
Rapat Koordinasi Persiapan Kuliah Kerja Nyata Tahun 2024
Bertempat di Ruang rapat LP2M Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) LP2M UIN SMH Banten melaksanakan rapat koordinasi persiapan KUKERTA 2024. Hadir dalam rapat Ketua LP2M, Dr. Hunainah, MM, Sekretaris LP2M, Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud, Kapus PkMPP, Dr. Agus Sukirno, M.Pd, Kapuslit, Dr. Ade Jaya Suryani, MA, Kapus Moderasi Beragama, KH. Dr, Dede Permana, Kapus JPH, Riski Andrea, M.Si, Subkor, Halimi, M.Si, Tim PkMPP dan jajaran LP2M.
Dalam sambutannya Hunainah mengucapkan terima kasih kepada PkMPP sebagai leading sector yang sudah mempersiapkan KUKERTA sejak awal, harapannya dengan adanya koordinasi yang baik antar panitia penyelenggaraan kukerta dapat berjalan lancar dan sukses.
Lebih Lanjut Ade Fakih mengemukakan penentuan lokus KUKERTA didasarkan pada aspek keamanan, keselamatan, aksesibiltas, sehingga dapat memperlancar program kegiatan mahasiswa di lokasi KUKERTA.
Agus Sukirno menjelaskan tema KUKERTA 2024 adalah Kampus Membangun Desa. Adapun wilayah yang menjadi lokus KUKERTA yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kota Serang. Selain itu, KUKERTA Nusantara Moderasi Beragama di Kabupaten Kuningan Jawa Barat, dan KUKERTA Internasional di Thailand dan Arab Saudi.
Hasil rapat tersebut menghasilkan beberapa keputusan yaitu Lokus KUKERTA wilayah Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak. Lokus Keseluruhan berjumlah 15 kecamatan dan 140 desa/kelurahan. Sistem pendaftaran melalui aplikasi KUKERTA (Tim PkMPP).
RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN KULIAH KERJA NYATA TAHUN 2024
Selasa, 21 Mei 2024.
Bertempat di Ruang rapat LP2M Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) LP2M UIN SMH Banten melaksanakan rapat koordinasi persiapan KUKERTA 2024. Hadir dalam rapat Ketua LP2M, Dr. Hunainah, MM, Sekretaris LP2M, Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud, Kapus PkMPP, Dr. Agus Sukirno, M.Pd, Kapuslit, Dr. Ade Jaya Suryani, MA, Kapus Moderasi Beragama, KH. Dr, Dede Permana, Kapus JPH, Riski Andrea, M.Si, Subkor, Halimi, M.Si, Tim PkMPP dan jajaran LP2M.
Dalam sambutannya Hunainah mengucapkan terima kasih kepada PkMPP sebagai leading sector yang sudah mempersiapkan KUKERTA sejak awal, harapannya dengan adanya koordinasi yang baik antar panitia penyelenggaraan kukerta dapat berjalan lancar dan sukses.
Lebih Lanjut Ade Fakih mengemukakan penentuan lokus KUKERTA didasarkan pada aspek keamanan, keselamatan, aksesibiltas, sehingga dapat memperlancar program kegiatan mahasiswa di lokasi KUKERTA.
Agus Sukirno menjelaskan tema KUKERTA 2024 adalah Kampus Membangun Desa. Adapun wilayah yang menjadi lokus KUKERTA yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kota Serang. Selain itu, KUKERTA Nusantara Moderasi Beragama di Kabupaten Kuningan Jawa Barat, dan KUKERTA Internasional di Thailand dan Arab Saudi.
Hasil rapat tersebut menghasilkan beberapa keputusan yaitu Lokus KUKERTA wilayah Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak. Lokus Keseluruhan berjumlah 15 kecamatan dan 140 desa/kelurahan. Sistem pendaftaran melalui aplikasi KUKERTA (Tim PkMPP).
PkMPP Gelar Pelatihan Pengolahan Produksi Pangan dan Diversifikasi Usaha di Pandeglang
Selasa (30 April 2024). Bertempat di Aula Desa Banjar, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Produksi Pangan Diversifikasi Usaha Masyarakat Upaya Penanggulangan Stunting. Hadir dalam acara pembukaan yaitu Camat Kecamatan Banjar, Kepala Desa Banjar (Dian Budiana), Kepala Pusat PkMPP (Dr. Agus Sukirno, M.Pd), Tim Tenaga Ahli PkMPP (Eni Nuraeni, M.Si), Elly Amalia, S.Km (Narasumber), Subkoordinator (Halimi, M.Si), Pelaksana (Adlani), Penggerak PKK Kecamatan Banjar, Pejuang Posyandu Desa Banjar, dan para peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Agus Sukirno mengucapkan terima kasih kepada para hadirin yang memenuhi undangan PkMPP. Ini merupakan kegiatan kedua di Desa Banjar. Kegiatan pertama yaitu Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat dan Sertifikasi DPL Kuliah Kerja Nyata. Pelatihan ini sejalan dengan program nasional, bahwa pencegahan stunting merupakan merupakan tanggungjawab bersama. Lebih lanjut Agus Sukirno berharap agar peserta lebih terbuka pengetahuannya tentang bahaya stunting, cara pencegahan, dan memperhatikan makan dan minuman yang sehat dan bergizi agar lahir anak-anak yang berkualitas, sehat fisik dan mental.

Hal yang sama disampaikan Dian Budiana, Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PPkMPP Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang telah menjalin Kerjasama dengan Kecamatan Banjar, sehingga dua kegiatan sudah terlaksana di sana. Dia berharap agar para peserta mengikuti kegiatan sampai selesai, dan selanjutnya apa yang disampaikan pemateri dapat dipraktekkan dalam keluarga.
Senada dengan Dian Budiana, Camat Banjar pun menyambut baik kegiatan pelatihan tersebut. “Saya menyambut baik dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh PkMPP UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Ini merupakan implementasi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian,” katanya. Dia berharap agar peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan hasil dapat dipraktekkan dalam kehidupan keluarga.
Eni Nurani Tim Tenaga Ahli PkMPP menjelaskan bahwa Desa Banjar dipilih menjadi tempat pelatihan karena berdasarkan data terdapat beberapa warga yang terdampak stunting. Hal tersebut disebabkan di antaranya pemahaman terhadap makanan yang sehat dan bergizi masih kurang, kesulitan ekonomi, dan pendidikan, dan seterusnya.
Di tempat terpisah Ketua LP2M UIN SMH Banteng, Dr. Hunainah, MM menjelaskan bahwa stunting masih menjadi masalah kesehatan yang banyak ditemukan di sekitar kita. Dengan demikian pemenuhan protein hewani pada ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita harus mendapatkan perhatian. Hal tersebut dikarenakan pangan hewani mempunyai kandungan zat gizi yang lengkap, kaya protein hewani dan vitamin yang penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Dia pun berharap agar peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan dapat dipraktekkan di keluarga masing-masing pungkasnya (Tim PkMPP).

LP2M UIN Banten Laksanakan Seleksi Mahasiswa Peserta Kukerta Kolaborasi Internasional Thailand 2024
Serang, 23 April 2024. LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten baru saja melaksanakan seleksi mahasiswa calon peserta Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Kolaborasi Internasional Thailand 2024. Hadir dalam acara pembukaan Ketua LP2M, Dr. Hunainah, MM., Sekretaris LP2M, Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud., Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Agus Sukirno, M.Pd., Eni Nuraeni, M.Si (Tim Tenaga Ahli PkM), Pelaksana LP2M, dan peserta seleksi.

Dalam sambutannya Hunainah menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa yang dapat hadir tepat waktu dan mengucapkan selamat kepada peserta sudah mewakili fakultas masing-masing. “Ini akan menjadi pengalaman sangat berharga dalam perjalanan hidup ke depannya,” ungkapnya. Ia berharap agar proses seleksi dikuti dengan sungguh-sungguh.
Agus Sukirno menjelaskan bahwa KUKERTA Kolaborasi Internasional 2024 merupakan angkatan yang ketiga. Ia juga menjelaskan bahwa UIN Banten akan mengirimkan enam mahasiswa untuk mengikuti kegiatan tersebut. Para mahaiswa utusan fakultas ini selanjutnya mengikuti seleksi yang dilakukan oleh Dr. Subhan, M.Pd., Prof. Dr. Yanwar Pribadi, MA., Dr.Masrukhin, Lc, M.Ag., Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud., Dr. Ade Jaya Suryani, MA. Materi seleksi terdiri dari kompetensi pedagogik, Kemampuan menulis akademik dan publikasi, Keislaman dan kompetensi khusus, Wawasan Internasional dan bahasa Internasional (Inggris dan Arab).
Rizky Alamsyah salah satu peserta seleksi menyatakan rasa senangnya menjadi calon peserta. “Saya sangat senang dan tentunya ini akan menjadi pengalaman sangat berharga bagi saya bila lolos seleksi,” katanya. (Tim PkM).

