Home Blog Page 3

Pengabdian Lingkar Kampus: Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Pekarangan Rumah Produktif

0

Pandeglang 25 Oktober 2023, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Pekarangan Rumah Produktif  yang barlangsung di Majlis Ta’lim Asyalam Kp. Jagabaya Kelurahan Kemanisan, Kota Serang.

Hadir dalam acara tersebut Dr. Hidayatullah, M.Pd (Wakil Rektor 3 UIN SMH Banten), Dr. H. Agus Sukirno, M.Pd (Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat) LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten), Edi (Ketua RT 02 Kp Jagabaya),  Tim Tenaga Ahli  PPM LP2M UIN SMH Banten ( Eni Nuraeni, M.Si dan Nina Fitriyani, M.Pd) dan Ibu-ibu anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kp. Jagabaya.

Dr. H. Agus Sukirno, Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat LP2M UIN SMH Banten menyampaikan dalam sambutannya  merasa salut dan bangga terhadap kedisiplinan para ibu-ibu KWT Kp. Jagabaya, mengingat kehadiran ibu –ibu tepat waktu sesuai undangan. Ini sebagai gambaran bahwa KWT Jagabaya sangat antusias untuk berkolaborasi dengan LP2M UIN SMH Banten dalam kegiatan Lingkar Kampus. Pelatihan Inovasi dan Pemanfaatan Pekarangan Rumah Produktif merupakan kegiatan pengabdian Lingkar Kampus sebagai bentuk kepedulian dan peran aktif pusat pengabdian dalam memberdayakan potensi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) di lingkungan kampus.

Lebih lanjut Agus menegaskan, Lingkar kampus bagian tak terpisahkan dari kampus itu sendiri. Laju ekonomi di lingkar kampus semakin menggeliat dengan dibangunnya kontrakan, warung makan, dan semacamnya. Tentunya hal tersebut dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, aparatur kelurahan dapat membangun sinergi dan kolaborasi di bidang keagamaan pendidikan, ekonomi, sosial, pemberdayaan dan semacamnya. Harapannya, agar kegiatan lingkar kampus dapat berlanjut pada tahun 2024 dan dalam jangkauan yang lebih luas

Wakil rektor 3 UIN SMH Banten, Dr. Hidayatullah, M.Pd, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta pelatihan. Diharapkan kegiatan pelatihan ini tidak hanya sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi kegiatan yang berkelanjutan dan dapat  menjadi program untuk menciptakan kampung tematik. Hal ini bertujuan untuk memunculkan ikonik dari potensi kampung tersebut. Tidak cukup hanya pelatihan, harapan kedepan masyarakat didorong untuk dapat meningkatkan kreativitasnya dalam mengolah lahan pekarangan yang bernilai ekonomi, sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat secara perlahan meningkat. Program Lingakar Kampus juga harapannya menjadi program kerjasama peningkatan pendidikan masyarakat, sehingga dengan adanya program ini, masyarakat termotivasi untuk melanjutakan ke jenjang kuliah, sesuai minat bakatnya.

Selaras dengan apa yang disampaikan oleh Warek 3 UIN SMH Banten, Eni Nuraeni dari TIM TA PPM LP2M UIN SMH Banten, sebagai narasumber kegiatan mengungkapkan dalam materi pelatihan bahwa kegiatan Inovasi dan Pemanfaatan Pekarangan Rumah Produktif tidak hanya sebuah seremonial semata. Tetapi ini sebagai bentuk kolaborasi dalam melakukan sebuah praktik nyata terkait inovasi pemanfatan pekarangan rumah dengan konsep pemanfatan barang bekas, sehingga hal ini dapat mengurangi sampah yang ada di sekitar lingkungan.

Alfi sebagai penggerak dan pendamping lapangan KWT Jagabaya menyampaikan bahwa untuk mendukungan kegiatan inovasi pekarangan ini dibutuhkan kerja sama dan kesadaranya untuk bisa memanfaatkan pekarangan rumah menjadi sebuah area hijau. Penggunaan pupuk organik sangat di butuhkan untuk menjaga kestabilan tanah dan meningkatkan kesuburan tanaman. Kami berterimaksih atas kegiatan ini, dengan kegiatan ini, kami merasa terbantu dan termotivasi untuk mendukung penghijauan, sebagai salah satu upaya mengurangi bahaya pemanasan global.

Nina Fitriyani, penanggungjawab kegiatan mengungkap rasa Syukur dan bahagia, kegiatan pelatihan berjalan lancar dan sukses. Harapannya agar para peserta dapat mempraktekkan materi pelatihan yang sudah diajarkan, sehingga pekarangan rumah kedepannya menghasilkan tanaman yang bermanfaat dan bernilai ekonomis.

Penguatan Konservasi Badak Jawa: PPM LP2M Gelar FGD di Ujung Kulon

0

Pandeglang 30 Oktober 2023, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penguatan Konservasi Badak Jawa yang barlangsung di Aula Pertemuan Gedung JRISCA Taman Nasional Ujung Kulon.

Hadir dalam acara tersebut Ardi Andono, S.TP., M.Sc. (Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon), Sardan (Kepala Desa Ujung Jaya), Nia Komarudin (Sekretaris Desa Ujung Jaya), dan beberpa peserta dari berbagai instantansi dan OPD terkait seperti Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, Camat Kecamatan Sumur, Kepala Sekolah SMAN 16 Pandeglang, SMPN 2 Sumur, Tokoh Masyarakat, Komunitas Peduli Lingkungan Sekitar (KOMPLASI), Planet Unrgensi Indonesia, Mahasiswa dan para aktivis penggiat konservasi alam lingkungan.

Kehadiran tim pengabdian kepada masyarakat LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten disambut hangat oleh pemerintahan desa setempat. Sardan dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para rombongan tim pengabdian kepada masyarakat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten “selamat datang kepada para dosen dan rombongan tim pengabdian kepada masyrakat UIN Sultan Maulan Hasanuddin Banten di desa kami, semoga kehadiran bapak/ibu menjadi ajang perekat silaturahmi diantara kita” ujarnya.

Kepala BTNUK dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas perhatian dan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup Badak Bercula Satu. “Kemitraan dalam hal konservasi Badak Jawa perlu melibatkan banyak pihak, tidak hanya BTNUK akan tetapi peran masyarakat dan juga para akademisi diperlukan” ungkapnya. Lebih lanjut Ardi Ando menambahkan bahwa “saya mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat dan tentunya para akademisi dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin banten yang juga turut terlibat dalam penguatan konservasi Badak Jawa” tambahnya.

Selaras denga apa yang diungkap oleh Dr. Agus Sukirno, M.Pd. selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengungkapkan bahwa “kami berterimakasih kepada pihak pemerintahan Desa Ujung Jaya yang telah memfasilitasi aula pertemuan ini sebagai tempat untuk kegiatan FGD Penguatan Konservasi Badak Jawa” ungkapnya. Lebih lanjut Kapus PPM juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para peserta FGD “kami juga berterimakasih kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan FGD” tambanya.

FGD diawali dengan penyampaian hasil dari rangkaian kegiatan Penguatan Konservasi Badak Jawa. Adapun rangkaian kegiatannya adalah Rhinos go to School, pendampingan komunitas masyarakat peduli lingkungan, pemetaan potensi desa penyangga TNUK.

Para peserta yang hadir sangat antusiasi terlibat aktif dalam FGD ini. Dalam upaya mendukung konservasi Badak Jawa, peserta FGD yang hadir sepakat untuk merekomendasikan kepada dinas terkait perihal kurikulum pendidikan perlu dimasukkan muatan lokal berupa konservasi Badak Jawa dan lingkungan hidup, karena mengingat Badak Jawa telah menjadi ikon bagi masyarakat Pandeglang yang telah mendunia. Sebagaimana yang diungkap oleh Kepala BTNUK “kita mestinya bangga sebagai warga Pandeglang, karena Badak Jawa menjadi ikon yang telah mendunia, misalnya gelaran Piala Dunia U-17 maskotnya adalah Badak Bercula Satu (BACUSA)” Pungkasnya.

 

Dokumentasi FGD

PSGAD LP2M UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Kepemimpinan Perempuan

0

Serang, 24 Oktober 2023. Pusat Studi Gender, Anak, dan Difabel (PSGAD) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin menggelar Pelatihan Kepemimpinan Perempuan dengan tema “Leadership Skill Sebagai Bekal Kepemimpinan Perempuan”. Hadir dalam acara tersebut Prof. Mufti Ali, Ph. D. (Wakil Rektor I UIN SMH Banten), Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud. (Sekretaris LP2M), Dr. Iin Ratna Sumirat, M.Hum. (Kapus PSGAD).

Dalam sambutannya Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud mengungkapkan rasa terimakasih dan mengapresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan oleh PSGAD “saya mewakili pimpinan LP2M mengapresiasi kegiatan yang diinisisasi oleh Ibu Kapus PSGAD, kegiatan ini merupakan rangkaian dari semua kegiatan-kegiatanyang telah dilaksanakan oleh PSGAD” lebih lanjut Sekretaris LP2M mengungkapkan bahwa “para peserta yang hadir merupakan mahasiswa terpilih yang mewakili ormawa yang ada kampus UIN SMH Banten, saya ucapkan selamat mengikuti kegiatan ini, karena mengingat keberadaan perempuan sudah mendapatkan rekognisi dalam sistem kehidupan sosial” ujarnya.

Selanjutnya, Prof. Mufti Ali. Ph.D. dalam sambutannya memberikan penghantar berupa kisah seorang Profesor Perempuan Bernama Claudia Goldin dari Harvard University yang memperoleh hadiah Nobel Ekonomi tahun 2023 berkat dedikasinya yang telah ia salurkan dalam beberapa dekade terakhir untuk isu-isu perempuan pekerja. “jika mau memberikan kesempatan yang sama pada perempuan dalam dunia kerja, maka jangan dilihat dari jumlah jam kerjanya akan tetapi lihatlah dari produktivitasnya dalam bekerja” ungkapnya.

Pelatihan kepemimpinan ini menghadirkan dua orang perempuan sebagai narasumber yang berkompeten dalam bidangnya. Narasumber pertama Endang Purwatiningsih, S.Pd., M.Pd. (Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga DP3AKKB Provinsi Banten) menyampaikan tentang pentingnya Leadership Skill sebgaia bekal kepemimpinan perempuan. “Kita perempuan harus bisa mengkonsep diri kita, kita harus bisa mengenali sisi positif dan negatif yang ada dalam diri kita, sehingga kita dapat mengetahui potensi yang ada dalam diri kita” ujarnya. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa “ada empat tantangan dalam kepemimpinan perempuan yaitu Stereotip Gender, Kesenjangan Gaji, Pendukung dan Jaringan, dan Work-Life Balance atau Sulitnya mencapai keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi dalam posisi kepemimpinan” pungkasnya.

Sementara narasumber kedua yaitu Dra. Hj. Rohimah, M.H. mantan aktivis mahasiswa (Ketua Senat Mahasiswa STAIN SMH Banten periode 1999-2000) yang juga peranah aktif sebagai Komisioner KPU Provinsi 2018-2023 menyampaikan materi tentang Perempuan hebat, berjuang untuk Mandiri dan Berjaya. “untuk menjadi perempuan yang hebat maka kita sebagai Perempuan harus bisa menghargai dan mencintai diri kita sendiri apadanya” ungkapnya. Lebih lanjut ia berpesan kepada para mahasiswa yang menjadi peserta pada kegiatan pelatihan ini “sebagai perempuan dari kaum terpelajar dan sebagai agen perubahan maka sudah semestinya kita harus memegang teguh semangat dalam menggapai cita-cita” pungkasnya.

Dalam kegiatan yang diadakan PSGAD ini cukup mendapat respon yang positif dari peserta pelatihan. “saya merasa bangga dan senang dengan kegiatan yang diadakan oleh PSGAD sebab narasumber yang dihadirkan merupakan prototype kepemimpinan Perempuan di ruang publik” ujar Dina salah satu peserta kegiatan ini.

Selaras dengan apa yang diungkapkan Dina, Sabrina merasa senang mendapatkan kesempatan menjadi peserta perwakilan dari beberapa organisasi kemahasiswaan yang  dipilih dalam kegiatan ini “saya merasa senang karena saya menjadi salah satu peserta, mengingat peserta merupakan mahasiswi terpilih dari perwakilan ormawa yang ada di lingkungan kampus UIN SMH Banten” ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa “satu pengalaman yang berharga bisa berdiskusi langsung dengan para narasumber yang hebat, ini menjadi motivasi kami para Perempuan untuk dapat meningkatkan kemampuan ledership skill perempuan” tandasnya.

Dokumentasi Kegiatan

PPM LP2M Gelar FGD Pemetaan Sosial di Desa Karyawangi

0

Pandeglang 26 September 2023, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Pemetaan Sosial bersama masyarakat Desa Karyawangi, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang Banten. Dalam acara FGD tersebut hadir secara langsung Sekretaris LP2M UIN SMH Banten, Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud. Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Dr. Agus Sukirno, M,Pd. Para Tenaga Ahli PPM Sumintak, M.Si. Eni Nuraeni, M.Si. Nina Fitriyani, M.Pd. dan Syarif Hidayatullah, M.Pd.I.

Kehadiran tim Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN SMH Banten disambut langsung oleh Kepala Desa Karyawangi Ade Jumaedi dan beberapa staf Desa, serta para Ketua RT/RW yang ada di Desa Karyawangi sebagai representatif masyarakat desa tersebut. Dalam sambutannya Ade Jumaedi mengaku senang dan berterimakasih kepada LP2M UIN SMH Banten yang sudah melakukan kegiatan pemetaan sosial di Desa Karyawangi. “kami merasa senang dan berterimakasih atas kehadiran Tim Pengabdian LP2M UIN SMH Banten di desa kami” ungkapnya. Lebih lanjut Ade Jumaedi menambahkan bahwa “apa pun hasil dari kegiatan pemetaan sosial yang sudah dilakukan oleh Tim Pengabdian LP2M UIN SMH Banten kami siap untuk menyimak dan mendengarkan paparan hasil pemetaan sosial Desa Karyawangi yang akan disampaikan kepada kami” tambahnya.

Selaras dengan apa yang diungkapkan oleh Kades Karyawangi di atas, Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud. menyampaikan bahwa “kami berterimakasih atas sambutan baik dan hangat dari seluruh masyarakat Desa Karyawangi dan juga Pak Kades yang telah mendukung kegiatan ini” tuturnya. Lebih lanjut Sekretaris LP2M UIN SMH Banten menambahkan bahwa “hasil pemetaan sosial yang telah dilakukan oleh tim yang diketuai oleh Sumintak dan anggota lainnya akan dipaparkan dihadapan hadirin sekalian sebentar lagi, adapun hasil pemetaan sosial ini harapannya menjadi baseline untuk dapat dipergunakan dalam Musrenbang Desa Karyawangi dan atau untuk kepentingan Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa ini” imbuhnya.

Sumintak, M.Si dalam paparannya menjelaskan bahwa “hasil survei yang dilakukan secara acak kepada 64 responden menggunakan analisis Potensi Penghidupan Berkelanjutan (Sustainable Livelihood Approach) dengan menggunakan lima indikator aset yaitu: Pertama, Aset Sumber Daya Alam (SDA); Kedua, Aset Sumber Daya Manusia (SDM); Ketiga, Aset Sumber Daya Sosial (Modal Sosial); Keempat, Aset Finansial; Kelima, Aset Infrastruktur” jelasnya.

Adapun secara rinci hasil dari kelima indikator tersebut tergambar pada diagram di bawah ini:

Aset Sumber Daya Alam
Gambar 1. Aset Sumber Daya Alam Desa Karyawangi

Sumber: Diolah Tim Peneliti, 2023.

Dari Gambar 1. diketahui bahwa Desa Karyawangi memiliki potensi Sumber Daya Alam yang baik, beberapa diantaranya adalah tersedianya Saluran Irigasi yang tidak hanya dapa dijadikan sebagai pengairan lahan pertanian akan tetapi juga dapat dimanfaatkan dan berpotensi menjadi wisata alam. Selain itu juga terdapat banyak lahan yang juga dapat dijadikan sebagai wahan wisata edukasi. Akan tetapi kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan SDA yang ada masih kurang.

Aset Sumber Daya Manusia
Gambar 2. Aset Sumber Daya Manusia Desa Karyawangi

Sumber: Diolah Tim Peneliti, 2023.

Dari Gambar 2. diketahui bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) Desa Karyawangi secara pendidikan masih sangatlah rendah sebagaimana tergambar pada diagram di bawah ini:

Gambar 3. Pendidikan Masyarakat Desa Karyawangi

Sumber: Diolah Tim Peneliti, 2023.

Dari Gambar 3. diketahui bahwa 75% masyarakat Desa Karyawangi berpendidikan <SMP, 17% berpendidikan SMA, dan 8% berpendidikan sampai pada jenjang Perguruan Tinggi. Data ini menunjukkan bahwa masih rendahnya tingkat pendidikan formal masyarakat Desa Karyawangi.
Terkait keterampilan, pelatihan dan jaringan kerja/usaha masyarakat Desa Karyawangi sebagaimana tersaji pada Gambar 2 di atas masih kurang. Dan untuk kesehatan masyarakatnya baik.
Aset Sosial
Gambar 4. Aset Sosial Desa Karyawangi

Sumber: Diolah Tim Peneliti, 2023.

Dari Gambar 4. Diketahui bahwa gotong royong dan keterlibatan gotong royong masyarakat Desa Karyawangi sangat baik, begitu pula dengan aktivitas sosial keagamaan dan kemasyarakatan, walaupun masih sangat minimnya forum/perkumpulan masyarakat.

Aset Finansial
Gambar 5. Aset Finansial Desa Karyawangi

Sumber: Diolah Tim Peneliti, 2023.

Dari Gambar 5. Diketahui bahwa penghasilan, pekerjaan, kemampuan menabung, dan aset harta benda serta pemanfaatan jasa keuangan untuk modal usaha masyarakat Desa Karywangi masih sangat kurang. Hal ini sangat berkaitan dengan tingkat pendidikan masyarakat yang masih sangat rendah dan kemudian berpengaruh pada aset finansial yang mereka miliki.
Aset Infrastruktur
Gambar 6. Aset Infrastruktur Desa Karyawangi

Sumber: Diolah Tim Peneliti, 2023.

Dari Gambar 6. Dikeathui bahwa Aset Infrasturktur yang ada di Desa Karyawangi baik, mulai dari akses jalan menuju pusata kota, sarana pendidikan, sarana kesehatan, fasilitas publik. Walupun masih kurangnya moda transportasi umum.

Demikian data hasil pemetaan sosial dengan memotret potensi kehidupan berkelanjutan yang dilakukan oleh tim pengabidan masyarakat LP2M UIN SMH Banten yang telah dipresentasikan dihadapan Kepala Desa Karyawangi dan masyarakat. Diakhir FGD, Dr. Agus Sukirno, M.Pd menyapaikan kembali bahwa  “kami mengucapkan terimakasih atas dukungan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemetaan sosial, hasil FGD hari ini akan dijadikan tambahan informasi dalam menyusun dokumen pemetaan sosial yang nantinya dapat digunakan sebagai acuan dalam menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan masyarakat” pungkasnya.
Dokumentasi FGD

Pedoman Pengabdian kepada Masyarakat 2023

0

Berikut ini adalah Pedoman Pengabdian kepada Masyarakat 2023. Klik di sini.

PEDOMAN KUKERTA 2023

0

Berikut ini adalah Pedoman KUKERTA 2023. Klik di sini.

Penerima Bantuan Publikasi Calon Guru Besar 2023

0

Berikut ini adalah penerima Bantuan Publikasi Calon Guru Besar 2023 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten:

  1. Dr. Hj. Umdatul hasanah, M.Ag
  2. Dr. H. Anis Fauzi, M.SI
  3. Dr. H. Badrudin, M.Ag
  4. Dr. Hunainah, MM
  5. Dr. H. Itang,M.Ag

Sebagai penerima bantuan mereka akan menjalani sekolah penulisan artikel ilmiah selama satu minggu.

Buku “Urang Banten: Masyarakat, Sejarah, dan Kebudayaannya”

0

Latar Belakang Sejarah, Kondisi Banten dan Dasar Penulisan Buku

Dalam konteks perjalanan panjang Indonesia sebagai negara dan bangsa, Banten dikenal dengan orientasi keislaman masyarakatnya, dinamika kesultanannya, sejarah panjang mistisisme dan perlawanannya, dan keragaman etnis, bahasa, serta tradisinya. Setelah mewarisi tradisi perlawanan besar terhadap kekuatan asing, tradisi panjang perjuangan di Banten dapat ditelusuri hingga ke abad ke-16. Bersamaan dengan perlawanan terhadap kekuatan asing, Banten juga memiliki tradisi mapan sebagai pusat berbagai ilmu esoteris. Setelah Banten jatuh ke tangan Belanda, tiga bentuk kepemimpinan informal muncul dalam masyarakat Banten. Yang pertama adalah aristokrasi tradisional. Yang lainnya adalah ulama dan jawara (orang kuat lokal). Dari ketiganya, dua yang terakhir masih ada di masyarakat saat ini. Bahkan, mereka menjadi elemen penting dalam masyarakat Banten, tidak hanya selama periode kolonial, tetapi juga setelah kemerdekaan Indonesia, hingga hari ini (Pribadi 2008).

Menurut Sajarah Banten, Maulana Hasanuddin, pendiri kesultanan Banten, mengkonversi 800 pendeta Hindu menjadi Muslim, yang para pemimpinnya telah menghilang di kaki Gunung Pulosari, Pandeglang. Kepercayaan ini menyebar dan segera setelah itu ia menjadi persepsi penting tentang personifikasi Maulana Hasanuddin yang suci. Kronik tersebut menekankan bahwa Maulana Hasanuddin adalah seorang wali yang juga mengubah kepercayaan penduduk lokal dari Hindu dan beragam kepercayaan lokal menjadi Islam (Pudjiastuti 2000).

Tempat-tempat keagamaan, seperti Masjid Kasunyatan, memainkan peran penting dalam kehidupan beragama, dan berfungsi sebagai sarana untuk menunjukkan kekayaan, kekuasaan, dan pengabdian sultan kepada Islam. Selain itu, Islam juga berfungsi sebagai kekuatan ideologis dalam sistem politik kesultanan. Syariah (hukum Islam) dipraktikkan hanya di wilayah terbatas, dan hanya ketika tidak bertentangan dengan kepentingan keraton. Ritual keraton menekankan bahwa sultan adalah perwakilan sah Tuhan di bumi. Selain itu, beberapa sarjana Belanda, di antaranya Snouck Hurgronje, de Graaf, Pigeaud, dan Drewes, telah menekankan reputasi Banten sebagai wilayah Muslim pada abad ke-19 dan ke-20 yang berakar dari tradisi di kesultanan (Atsushi 2006).

Mengenai kebangkitan agama di Banten pada abad ke-19, Sartono Kartodirdjo (1966) menginvestigasinya secara mendalam, yang akhirnya memberi kita penjelasan yang jelas tentang latar belakang keagamaan dari banyak perlawanan di Banten. Menurutnya, bagian akhir abad ke-19 adalah periode kebangkitan agama yang mendorong gerakan-gerakan di Banten. Meningkatnya aktivitas keagamaan bukan hanya karena kondisi bahwa orang Banten adalah Muslim yang saleh, tetapi juga karena fakta bahwa ada gangguan ketertiban tradisional dan, secara bersamaan, menimbulkan keresahan sosial. Selain itu, di satu sisi banyak orang mengalami perampasan hak-hak politik dan di sisi lain mengalami reafirmasi sosial. Oleh karena itu, kebangkitan agama di Banten dapat diidentifikasi sebagai gerakan agama-politik yang mengakomodasi berbagai ketegangan sosial. Namun, kebangkitan agama menjadi cara merekrut orang untuk perlawanan, bukan sebagai gerakan keagamaan murni. Hal tersebut sangat tepat, terutama jika kita melihat lebih dekat pada kenyataan bahwa di Banten pada abad ke-19 kebangkitan agama dan jenis-jenis gerakan sosial lainnya memiliki titik-titik kemiripan yang menonjol, khususnya dalam seruan mileniarisme pada basis kelas bawah masyarakat.

Namun demikian, pemberontakan-pemberontakan di Banten dapat dianggap sebagai gerakan keagamaan, karena lembaga keagamaan, seperti tarekat dan juga masyarakat, memainkan beberapa bagian penting dalam gerakan-gerakan tersebut (Pribadi 2008). Pemicu yang kuat mungkin dapat diidentifikasi sebagai kebencian terhadap dominasi Belanda dan permusuhan yang kuat terhadap orang asing yang juga menemukan jalan keluar dalam kesetiaan dengan gerakan keagamaan ekstrim (Kartodirdjo 1966). Jika kita melihat Jawa sebagai contoh umum, kita mengetahui bahwa bagi orang Jawa, penguasa mereka jauh lebih dari sekadar raja suci atau pembela Islam. Sultan dianggap sebagai satu-satunya penghubung antara manusia dan kosmos dan dengan demikian penting untuk menjaga keharmonisan antara alam surga dan terestrial. Karena itu, orang Belanda yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda tidak dianggap sebagai pengganti yang tepat. Mereka menunjukkan sedikit kecenderungan untuk mendukung Islam. Kenyataannya, kemajuan kekuasaan Belanda mengancam kemungkinan pemisahan otoritas keagamaan dan politik yang sakral dan yang sekuler (Moertono 1981).

Kondisi-kondisi di atas tentang Banten secara terpisah digambarkan oleh beberapa penulis dalam beragam publikasi, mulai dari buku, artikel jurnal, karya ilmiah di universitas, dan karya-karya populer, seperti opini di media massa dan blog. Namun, buku akademik-ilmiah serius yang membahas beragam fenomena, aspek, kondisi, dan tokoh serta organisasi dalam sebuah bunga rampai belum pernah ada. Buku sejenis seperti buku yang berjudul Banten dalam Ragam Perspektif (ICMI Orwil Banten 2020) memang pernah terbit. Tetapi, buku tersebut masih sebatas berisi opini populer dari para penulisnya, dan kurang tepat jika diidentifikasi sebagai buku akademik-ilmiah. Oleh karena itu, rencana penulisan dan penerbitan buku Banten: Masyarakat, Sejarah, dan Kebudayaannya ini menjadi sangat krusial mengingat kelangkaan buku-buku bunga rampai serius tentang Banten.

Penulisan buku Banten: Masyarakat, Sejarah, dan Kebudayaannya bertujuan untuk berkontribusi secara akademik-ilmiah dalam diskusi dan perdebatan mengenai masyarakat, sejarah, dan kebudayaan Banten. Selain itu, buku ini juga diharapkan dapat menjadi sumbangsih penting UIN Sultan Maulana Hasanuddin sebagai perguruan tinggi terkemuka di Banten dalam memberikan pandangannya mengenai Banten kepada warga Banten, Indonesia, dan dunia yang lebih luas. Terakhir, buku ini dapat menjadi warisan intelektual UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bagi civitas akademikanya di masa yang akan datang.

Struktur Buku

  1. Pendahuluan: Islam dan Kesultanan sebagai Penanda Masyarakat, Sejarah, dan Kebudayaan Banten | Yanwar Pribadi
  2. Penamaan dan Geografi Banten | Moh Ali Fadilah
  3. Kesultanan Banten: Suatu Peristiwa | Adieyatna Fajri
  4. Etnis di Banten: Beragam Varian | Helmi Faizi Bahrul Ulumi
  5. Masyarakat Adat dan Baduy | Ade Jaya Suryani
  6. Bahasa Sunda dan Jawa Banten | Uyu Muawanah
  7. Kiyai, Pesantren, dan Tasawuf | Ade Fakih Kurniawan
  8. Jawara dan Tradisi Magi | Hudaeri
  9. Perempuan Banten | Umdatul Hasanah
  10. Tokoh Berpengaruh: Nawawi al-Bantani dan Hoesein Djajadiningrat | Aspandi
  11. Organisasi Modern: Mathla’ul Anwar dan Al-Khairiyah | Maftuh Ajmain
  12. Kesenian Banten | Rohendi
  13. Penutup: Proyeksi Banten di Masa Depan | Yanwar Pribadi

Penelitian 2023

0

Berikut ini adalah penerima bantuan dan judul penelitian 2023:

Bantuan Penelitian Pembinaan Kapasitas
Tagihan: artikel Sinta 4

No Peneliti Judul Tagihan
1 Afif Suaidi (ketua)
Valentina Nurlaxmi (mahasiswa)
Digital Ethnography of Students’ Communication On Whatsapp: An Empirical Study of Native Bantenese Belum
2 Teguh Fachmi (ketua)
Nana Jumhana
Nari (Mahasiswa)
Faktor-faktor Kecemasan Berbicara di Depan Umum Bagi Pembelajar Bahasa Asing: Peran Motivasi Akademik, intoleransi Ketidakpastian (intolerance of Uncertainty), dan Kepribadian (big Five Personality) Sebagai Moderator Variabel dengan Metode Sem Belum
3 Ika Atikah (ketua)
Rofa Agnia Sari (Mahasiswa)
Potensi dan Kelayakan Objek Hak Kekayaan intelektual Sebagai Jaminan Hukum Pembiayaan Kredit dalam Peningkatan Ekonomi Kreatif Pasca Pandemi Covid-19

 

Bantuan Penelitian Dasar Interdisipliner
Tagihan: artikel Sinta 3

No Peneliti Judul Tagihan
1 Khaeroni (ketua)
Birru Muqdamien
Ajeng Hestiningtias (Mahasiswa)
Pengembangan Aplikasi Penjadwalan Perkuliahan Menggunakan Algoritma Genetika (studi di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Uin Sultan Maulan Hasanuddin Banten) Belum
2 Hidayatullah Pengembangan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-nilai Sejarah Tokoh Pejuang Beji-Bojonegara; KH. Wasyid, Brigjen KH. Syam’un dan Prof. Syazeli Hasan Belum
3 Rina Darojatun
Muhibuddin
Khelvin Widi (Mahasiswa)
Konstruksi Identitas Islam dalam Gerakan Hijrah di Kalangan Muslim Milenial Banten (studi pada Komunitas Hijrah Ta`lim Cloud Al Bantani dan Bikers Subuhan Banten) Belum

 

Penelitian Terapan Pengembangan Nasional
Tagihan: Artikel bereputasi internasional

No Peneliti Judul Tagihan
1 Lalu Turjiman Ahmad
Dadang Ishmatulah
Hengki Permana (Mahasiswa)
Resepsi Sastra Arab dan Tipologi Keagamaan Masyarakat Muslim Indonesia Belum
2 Ade Fakih Kurniawan
Henny Saraswati
Fahmi Raudlatul Ulum (Mahasiswa)
Rekonfigurasi Etos Bisnis dan Nilai-nilai Tasawuf Jamaah Tarekat Qadiriyyah Wa Naqsyabandiyah di Banten, Jamaah Tarekat Khalwatiyyah di Sulawesi Selatan, dan Komunitas Urban-sufism di Yogyakarta Belum

 

Penelitian Pengembangan Pendidikan Tinggi
Tagihan: Artikel Sinta 2

No Peneliti Judul Tagihan
1 Kheryadi
Abdul Muin
Dhiza Yulia Sangkarini (Mahasiswa)
Model Pengembangan Pembelajaran Kolaboratif dalam Menulis Artikel Ilmiah Berbasis Flipped Classroom Menggunakan Media LMS (Learning Management System) Belum

 

Penelitian Afirmatif Kolaboratif Dosen, Jft, Dan Mahasiswa
Tagihan: artikel Sinta 5

No Peneliti Judul Tagihan
1 Achmad Bisri
Supardi
Annisa Navira (NIM: 211230047)
Teknik Penambangan Data Pendidikan untuk Evaluasi Prestasi Akademik Mahasiswa [Educational Data Mining Techniques for Evaluation of Student Academic Achievement] Belum
2 Lilis Ashlihah Rachman
Naf’an Torihoran
Yayat Supriyadi (NIM: 223625006)
Pengaruh Jabatan Fungsional terhadap Produktivitas Kerja (Tinjauan Peraturan Menteri PANRB 01 Tahun 2023) Belum
3 Repa Hudan Lisalam
Ilham Hibatullah
Mila Ayu Ardiani
Jesi Winarni (NIM: 22143003) 
Peningkatan Kinerja Keuangan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Setelah Mengadopsi Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Belum
4 Jamaluddin
Andi Gunawan
Chumairoh
Jainul Abidin (NIM. 193680015)
Pengukuran Kinerja Keuangan Perguruan Tinggi di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Sudah
5 Irfan Salim
Elfizawati
Roudatul Jannah
Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intellegence) Belum
6 Ahmad Habibi Syahid
Burhanudin Hartono
Encu Suhartini
Nuroh
Analisis Model Perencanaan Keuangan pada Perguruan Tinggi terakreditasi Internasional Belum
7 Halimi
Apri Triana
Syarif Hidayatullah
Zikri Muhamad Iqbal (NIM:191420165)
Urgensi pengelolaan arsip di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Belum
8 Sarmuni
Reza Syafrizal
Hadlani
Muhamad Muhajir Sulthon (NIM : 191420162)
Rancang Bangun Sistem Quesioner Berbasis Chatbot Whatsapp di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Belum
9 Nurmaita Hamsyiah
Umiyati
Husnul Amalia Safitri (NIM: 201250006)
Manajemen Arsip Elektronik: Analisis Deskriptif Terhadap Upaya Peningkatan Mutu Akreditasi Perguruan Tinggi di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Belum

 

Penelitian Terapan Dengan Output Aplikasi IT

No Peneliti Judul
1 M. Iman Wahyudi, S.Pd.I, M.Kom
Aan Ansori, S.Kom, MM, M.Kom
Ade Hermawan, S.Kom
Fidry Siti Zubaedah, S.Kom., M.Ap
Tommy Irawan Patra S.Kom
Penelitian Terapan dengan Output Aplikasi IT Kukerta

 

Penelitian Afirmatif Penguatan Kelembagaan
Tagihan: artikel Sinta 5

No Peneliti Judul Tagihan
Dr. Helmy Faizi Bahrul Ulumi, M.Hum.
Yadi Ahyadi, S.Ag
Erni Kurniati, M.A.
Arif Wijaksana
Nida Bahriah
Fulajiatul Rofahiyah
Pemaknaan Toleransi Beragama di Kota Cilegon Belum

 

Penelitian Afirmatif Tematik Strategis
Tagihan: Artikel Sinta 2

No Peneliti Judul Tagihan
1 Mufti Ali
Ahmad Muhibi
Sarmuni
Wina Sumiati
Deden Ibrahim (NIM: 191320109)
Mukimin Banten di Mekkah (1880-1950) dan Diaspora Keturunan Mereka Saat Ini di Arab Saudi dan Indonesia (Studi Keluarga Bani Jaha)

 

Belum
2 Subhan
Zaki Ghufron
Mufrodi
Halimi
Fidry Siti Zubaidah
Faiza Nur Khalida (NIM: 201220020)
Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab Perguruan Tinggi di indonesia dan Malaysia

 

 

 

Belum
3 Ade Jaya Suryani
Yanwar Pribadi
Hadlani
Syarif Hidayatullah
Dzikri Hidayatullah
Islam Indonesia dan Globalisasi: Konsep, Kebijakan dan Bentuk

 

Belum

 

Penerbitan Buku Biografi Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

No Penulis Judul
1 Dr. Ade Jaya Suryani, M.A.
Dr. Hunainah, M.M.
Dr. Iin Ratna Sumirat, M.Hum
Dr. Helmy Faizi Bahrul Ulumi, M.Hum
Dr. Entol Zainal Muttaqin, M.H.,M.A.
Dr. Ahmad Habibi Syahid, M.A.,Pd
Sumintak, M.Si
Apri Triana, M.Pd
Biografi Rektor UIN Banten dari Masa ke Masa

 

Penerbitan Buku “Urang Banten: Masyarakat, Sejarah, dan Kebudayaannya”

No Penulis Judul
1 Yanwar Pribadi
Ade Fakih Kurniawan
Ade Jaya Suryani
Adieyatna Fajri
Aspandi
Helmy Faizi Bahrul Ulumi
Hudaeri
Maftuh Ajmain
Moh Ali Fadilah
Rohendi
Umdatul Hasanah
Uyu Muawanah
Urang Banten: Masyarakat, Sejarah, dan Kebudayaannya

Program LP2M 2023

0

Penelitian dan Publikasi Ilmiah

  1. Bantuan Penelitian
  2. Workshop Penyusunan Pedoman Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
  3. Coaching Clinic Penulisan Artikel Hasil Penelitian Dosen
  4. Jurnal Kawalu
  5. Jurnal Alqalam
  6. Jurnal Digital Muslim Review
  7. Jurnal Dedikasi
  8. Jurnal Kajian Gender dan Anak
  9. Seminar Proposal Penelitian
  10. Seminar Hasil Penelitian
  11. Diskusi Serial Banten Forum
  12. Bantuan Penghargaan Publikasi Pada Jurnal Internasional
  13. Bantuan Penghargaan Publikasi Pada Jurnal Nasional
  14. Bantuan Publikasi Ilmiah Calon Guru Besar
  15. FGD Kalibrasi Roadmap Penelitian Dan Pengabdian Dosen
  16. Konsultasi Litapdimas Modul Metodologi Pemberdayaan
  17. Penyusunan Buku Hasil Disertasi
  18. Bantuan Penelitian dan Pengabdian
    a. Penerbitan “Urang Banten: Masyarakat, Sejarah dan Kebudayaannya”

Pengabdian kepada Masyarakat

  1. Bantuan Pengabdian Berbasis Desa Binaan
  2. Kuliah Kerja Nyata Konvensional
  3. Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi Internasional
  4. Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi Nusantara
  5. Pembekalan & Pelepasan Peserta Kukerta
  6. Bantuan Program Rumah Moderasi Beragama
  7. Pelatihan Pengembangan Kapasitas Kepemimpinan Perempuan
  8. Bantuan Artikel dan Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
  9. Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat dan Sertifikasi DPL Kukerta (Hybrid System)
  10. Bantuan Penghargaan Penulisan dan Pengelolaan Jurnal Terakreditasi
  11. Penguatan Kapasitas Program Kolaborasi Kukerta Dan Pengabdian
  12. Pelatihan Kader Dai Gen-Z (Mahasiswa)
  13. Program Pemberdayaan dan Fasilitasi Mitra Dampingan
  14. Pelatihan Pengolahan Produksi Pangan Dan Diversifikasi Usaha Masyarakat
  15. Pelatihan Inovasi Dan Pemanfaatan Pekarangan Rumah Produktif
  16. FGD dan Penguatan Konservasi Badak Jawa

Studi Gender

  1. Kajian Implementasi Pengarusutamaan Gender di Banten
  2. Pendampingan Masyarakat Lapas (Tangerang)
  3. Advokasi Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus
  4. Kajian dan Diskusi Serial Tentang Gender Dan Anak
  5. Pengukuhan Dan Pelatihan Satuan Tugas Pencegahan Kekerasan Seksual (PKS)

Umum

  1. Perjalanan Dinas LP2M
  2. Workshop Penyusunan Instrumen Monev Dan Sinkronisasi Data Program Penelitian Dan Pengabdian
  3. Evaluasi Dan Kendali Mutu LP2M
  4. Penguatan Kapasitas Kelembagaan LP2M