Home Blog Page 5

Mahasiswa KUKERTA Kolaborasi Internasional UIN SMH Banten Perkenalkan Budaya Indonesia di Thailand

0

Thainland Selatan, 7 Agustus 2023. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Kolaborasi Internasional UIN SMH Banten menggelar kegiatan pengenalan budaya Indonesia di hadapan siswa kelas menengah (Matthayom) Muslim Santitham School, Nakhon Si Thamarat, Thailand Selatan.

Acara diinisiasi oleh dua orang mahasiswa bernama Putri Sofiyani (Prodi Perbankan Syariah) Siti Aisah (Prodi Ilmu Qur’an dan Tafsir). Acara berlangusng pukul 11:00 waktu setempat di Ruang Aula Muslim Santtitham School. Kegiatan iini adalah bagian dari pembelajaran Bahasa Inggris dengan metode Role Playing, siswa diminta untuk berkelompok untuk mengucapkan dialog yang dipersiapkan sebelumnya atau bisa juga melakuakan hasil improvisasi secara langsung. Kegiatan ini dibantu oleh Ibu Moona Fattani selaku guru Bahasa Inggris untuk siswa kelas menangah, acara ini sukses dihadiri dengan antusias oleh siswa kelas menengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan budaya Indonesia secara komprehensif kepada siswa Muslim Santitham School.  Materi yang diajarkan mencakup berbagai aspek budaya Indonesia, seperti pengucapan salam dalam bahasa Indonesia, perkenalan diri, dan topik mengenai tempat-tempat wisata, makanan khas, mata uang, serta norma-norma sosial di Indonesia.

Adapun kelompok siswa yang bertugas sangat antusias dalam mempresentasikan budaya Indonesia  melalui gambar-gambar menarik tentang keindahan alam dan budaya Indonesia lainnya. Tidak hanya itu, Kelompok siswa yang bertugas juga memaparkan makanan khas Indonesia, seperti bakso, siomay, rendang, dan gado-gado.

Setelah presentasi selesai, acara dilanjutkan dengan kuis singkat oleh siswa. Sofi dan Aisah sangat senang menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, sangat senang dapat mengenalkan budaya Indonesia kepada para siswa di salah satu sekolah di Thailand”, ungkap Sofi. Semua siswa terlibat aktif dalam kuis ini.

Acara berakhir dengan sesi foto bersama. Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya pertukaran budaya antarbangsa dalam mengembangkan pemahaman, toleransi, dan persahabatan di antara pemuda-pemudi dari berbagai negara. Pembelajaran budaya ini telah meningkatkan pemahaman siswa Muslim Santitham School tentang Indonesia dan membuka jalan menuju hubungan yang lebih kuat antara Indonesia dan Thailand.

Renstra dan Roadmap Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Banten

Renstra dan Roadmap Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dapat diunduh di sini.

PPM LP2M UIN SMH Banten Edukasi Pemanfaatan Lahan di Desa Kedung Soka, Kecamatan Pulo Ampel

0

Serang 29 Juli 2023, Pusat Pegabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melakukan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan Edukasi Pemanfaatan Lahan di Desa Kedung Soka, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang.

Kehadiran tim PPM LP2M UIN SMH Banten disambut baik oleh aparatur pemerintahan Desa Kedung Soka. Mulyadi (Sekretaris) Desa Kedung Soka mewakili Kepala Desa yang menyambut secara langsung kehadiran tim PPM LP2M UIN SMH Banten dengan penuh harapan dan antusias, “kami sangat senang dan bangga atas kehadiran Bapak/Ibu Dosen dari kampus UIN Banten untuk mengadakan kegiatan edukasi di desa kami, semoga kegiatan ini nantinya bermanfaat dan dapat memberikan pengetahuan bagi masyarakat desa kami” ucapnya.

Kegiatan kali ini turut dihadiri secara langsung oleh Ketua LP2M UIN SMH Banten Dr. Hunainah, M.M. bersama beberapa Tenaga Ahli (TA) PPM LP2M UIN SMH Banten yang juga sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya Ketua LP2M UIN SMH Banten menyampaikan ucapan terimakasih atas penyambutan dari pihak Pemerintahan Desa Kedung Soka. “Kami mengucapkan terimakasih atas penyambutan yang dilakukan oleh pemerintah desa yang telah membantu kami dalam memfasilitasi kegiatan ini dengan mengundang masayarakat untuk hadir di aula desa untuk mengikuti kegiatan edukasi pemanfaatan lahan”, tuturnya.

Lebih lanjut Ketua LP2M menambahkan bahwa harapannya kegiatan pengabdian ini menjadi jawaban atas keresahan terkait dengan stigma bahwa kampus hanya menjadi “Menara Gading”. Hadirnya tim dari Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN SMH Banten mencoba menjawab keresahan tersebut. Diskusi terkait dengan Edukasi Pemanfaatan Lahan kali ini dipandu oleh Sumintak, M.Si yang memiliki latarbelakang keilmuan Sosiologi Lingkungan sebagai Moderator dan Eni Nuraeni, M.Si dengan latarbelakang keilmuan Biologi Tumbuhan.

Sebagai penghantar dalam kegiatan edukasi ini moderator menyampaikan bahwa betapa pentingnya hubungan manusia dengan alam lingkungan sebagaimana konsep habluminal ‘alam (hubungan manusia dengan alam) dalam ajaran agama Islam. “Kita patut menjaga hubungan baik antara manusia dengan alam sebagaimana konsep hablu minal ‘alam dalam Islam, karena dalam realitas kehidupan manusia akan banyak bersentuhan langsung dengan alam” ucapnya. Lebih lanjut moderator menambahkan bahwa “kita patut mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita berupa Sumber Daya Alam (lahan) yang subur, oleh karenanya mari kita manfaatkan dan kelola lahan sebagai bentuk syukur kita atas nikmat dari Allah SWT”, tambahnya.

Sementara itu narasumber memberikan edukasi tentang pentingnya pemanfaatan lahan dengan melakukan penanaman tumbuhan yang dapat bermanfaat untuk masyarakat itu sendiri. Secara rinci tanaman yang dimaksud narasumber salah satunya adalah menanam tanaman kelor. “Desa Kedung Soka secara letak geografis dan karakteristik lingkungannya memenuhi untuk dapat menanam tanaman kelor”, ungkapnya.

Lebih lanjut narasumber menambahkan bahwa banyak sekali manfaat yang dapat diambil dari kelor, beberapa diantaranya adalah dapat dijadikan produk olahan makanan dan minuman berbahan bahan dasar daun kelor seperti sayur santan kelor, kue kelor, jus kelor, ice cream kelor. Selain dapat diolah menjadi bahan dasar pembuatan makanan dan minuman, daun kelor juga memiliki khasiat dalam kesehatan misalnya membantu pencegahan stunting, mencegah serangan jantung, tekanan darah tinggi dan bahkan daun kelor dapat dimanfaatakan sebagai masker daun kelor, tambahnya. Selain edukasi manfaat tanaman kelor, narasumber juga menyampaikan beberapa Tumbuhan Obat Keluarga (TOGA) seperti Lidah Buaya, Sereh, Kunyit, Ciplukan, dan beberapa TOGA lainnya yang dapat ditanam dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Antusias masyarakat dalam kegiatan edukasi ini terlihat dari mereka yang sungguh-sungguh menyimak dan terlibat aktif bertanya dengan narasumber terkait dengan materi yang diberikan. Sebagaimana diungkap oleh Imas salah satu masyarakat desa yang mengungkapkan bahwa “selama ini yang kita tau daun kelor hanya dibuat sebagai sayur saja, tapi ternyata daun kelor bisa dimanfaatkan untuk olahan makanan dan minuman lainnya” ujarnya.

Selaras dengan yang diungkap Imas, Dedi salah satu masyarakat yang mewakili unsur pemuda mengatakan bahwa “ternyata daun kelor dapat diolah dalam beragam jenis makanan dan minuman serta memiliki khasiat dan manfaat dalam bidang kesehatan. Pengetahuan ini menjadi pencerahan bagi kami masyarakat desa untuk dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan” tuturnya.

Kegiatan edukasi kali ini juga turut melibatkan partisipasi dan kolaborasi Mahasiswa UIN SMH Banten dengan Mahasiswa Bina Bangsa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata di Desa Kedung Soka, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang.

Foto: Penyampaian Materi Edukasi dari Narasumber

Foto: Ketua LP2M, Sekdes, TA, Narasumber, dan Masyarakat Desa Kedung Soka

Serah Terima Mahasiswa KUKERTA Kolaborasi Internasional Thailand

0

Krabi, Thailand. Selasa, 25 Juli 2023 – Universitas Islam Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengutus sejumlah lima mahasiswa untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Kolaborasi Internasional Provinsi Krabi Thailand. Mereka akan melaksanakan kegiatan pengabdian, pendidikan dan pengajaran di sekolah-sekolah yang telah ditentuakan tuan rumah. Adapun sekolah-sekolah tersebut adalah di Muslim Santitham School, BanhuaySiet School, dan Kundeesaad School Kelima nama tersebut adalah Putri Sofiyani (Prodi Perbankan Syariah/FEBI), Siti Aisah (IAT/FUDA), Suvi Arrivatu Zaein (TBI/FTK), Annisa Cikal Mujahidah (TBI/FTK), Nuraeni (TBI/FTK). Turut mendampingi dalam acara serah terima tersebut yaitu: Dr. Hunainah, MM (Ketua LP2M) dan Dr. Agus Sukirno, M. Pd (Kapus PPM).

Kehadiran mahasiswa KUKERTA Kolaborasi Internasional dan Dosen diterima langsung oleh oleh Mr. Takeem Kundee, Ketua Association of Education Cultural International (AECI), sivitas sekolah, dan perwakilan guru yang akan dijadikan lokasi KUKERTA. Acara serah terima dilaksanakan di Aula Ekkaphap Sansanawitan School. Dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara (Thailand dan Indonesia), sambutan-sambutan, doa, dan diakhiri penyerahan cinderamata.

Dalam sambutannya Mr. Takeem Kundee mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa dan dosen pendamping di Provinsi Krabi, Thailand. Lebih lanjut, dia menyampaikan ucapan terima kasih terima kasih kepada Perguruan Tinggi di Indonesia yang telah ikut serta kolaborasi Internasional di bidang pendidikan, pengajaran, dan pengabdian. Selain bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kerjasama ini juga merupakan upaya menmperkenalkan budaya dan adat istiadat kedua negara

Di tempat yang sama, Buya Amran, salah seorang tokoh senior dan penggagas program KUKERTA kolaborasi Internasional, memberikan ucapan selamat bertugas untuk para mahasiswa. Ia mengungkapkan harapannya bahwa pengalaman yang diperoleh selama kuliah kerja nyata Internasional ini akan membekas dalam setiap diri mahasiswa dan menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan di masa depan.

“Selamat dan semangat untuk para peserta, semoga kalian dapat mengambil pengalaman dari kegiatan ini, Kalian merupakan duta terbaik kampus masing-masing. Laksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut dengan semaksimal mungkin. Pengalaman Internasional tersebut dapat kalian sampaikan ke teman-teman di Indonesia, bahkan bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa adik tingkat”, tutur Buya Amran.

Hunainah selaku Kepala Pusat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengucapkan rasa terima kasih atas kesempatan kerjasama yang telah berlangsung selama ini. Dia juga menyampaikan harapannya agar selama di Thailand para mahasiswa dapat mengenalkan adat istiadat dan budaya Indonesia kepada para siswa, guru-guru tempat dia mengabdi serta mampu beradaptasi dengan budaya setempat.

“Saya harap dengan adanya kegiatan ini mahasiswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai perbedaan budaya dan menerapkan tanpa adanya kesenjangan dalam mempelajari budaya baru”, kata Hunainah.

Kegiatan KUKERTA Kolaborasi Internasional Thailand akan berlangsung selama sebulan, mulai tanggal 25 Juli – 23 Agustus 2023. Selesai acara serah terima dilanjutkan sesi foto bersama dan dilanjutkan dengan perwakilan guru menjemput mahasiswa kelokasi KUKERTA masing-masing.

Sofiya salah satu peserta mengungkapkan rasa senang dan bersyukur terpilih mewakili mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin. “Ini merupakan pengalaman berharga bagi saya, saya akan laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tidak lupa dia juga mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua, Kampus UIN tercinta, dan kepada teman-teman semuanya yang mendukung dan mendoakan sejak proses seleksi sampai pelaksanaan kegiatan KUKERTA berlangsung”. Foto: Kedatangan Kontingen KUKERTA Kolaborasi Internasional di Krabi Thailand

Kampus Membangun Desa: PPM LP2M UIN SMH Banten Lepas Mahasiswa KUKERTA Konvensional

Selasa 18 Juli 2023, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar kegiatan pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) konvensional yang berlangsung di Convention Hall  Kampus II, adapun KUKERTA akan dilakukan mulai dari tanggal 18 Juli 2023  sampai dengan tanggal 26 Agustus 2023 di empat Kabupaten/Kota (Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Serang).

Turut hadir dalam acara Pelepasan Mahasiswa KUKERTA Konvensional Dr. H. Subhan, M.Ed. (Wakil rektor II UIN SMH Banten), Dr. Hidayatullah, M. Pd (Wakil Rektor III UIN SMH Banten), Dr. A. Bazari (Kepala Biro AAKK UIN SMH Banten), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya M.Pd, Sekretaris Daerah Lebak Budi Santoso. AP. M.Si., jajaran Dekanat UIN SMH Banten, para Dosen Pembimbing Lapangan dan Mahasiswa, serta beberapa tamu undangan lainnya dari unsur pemerintah daerah ikut memeriahkan acara pelepasan Mahasiswa KUKERTA UIN SMH Banten.

KUKERTA kali ini mengusung tema besar “Kampus Membangun Desa” dengan mengusung tema ini Pusat Pengabdian kepada Masyarakat berharap agar Mahasiswa dapat menjadi pelopor bagi masyarakat untuk pembangunan berkelanjutan. Dalam sambutannya Dr. Hunainah, M.M selaku Ketua LP2M UIN SMH Banten menyampaikan ada 925 peserta KUKERTA lokal konvensional yang terdiri dari Fakultas Sains, Fakultas Ushuluddin dan Adab, Fakultas Syariah, yang akan disebar di empat kabupaten/kota yang menjadi lokasi KUKERTA tahun ini.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa “Ibu titip nama baik kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten kepada para mahasiswa KUKERTA Konvensional, berikan pelayanan dan pendidikan yang bermutu sehingga menciptakan perubahan yang lebih baik dari desa yang ditempatinya” ujarnya.

Foto: Laporan Penyelenggara KUKERTA 2023 (Dr. Hunainah, M.M)

Selaras dengan apa yang diungkap oleh Dr. H. Subhan, M.Ed. selaku Wakil rektor II UIN SMH Banten yang mewakili Rektor mengatakan bahwa “salah satu dahrma perguruan tinggi yaitu melakukan pengabdian masyarakat dengan mengembangkan segala potensi yang ada dimasyarakat” ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa “Mahasiswa diminta menjadi mitra masyarakat agar setiap potensi yang ada dapat dikembangkan, baik dari segi moral, spritual serta akhlak yang mulia”, pungkasnya.

Foto: Penyerahan Mahasiswa KUKERTA diserahkan oleh Dr. Subhan, M.Ed kepada  Pemerintah Daerah

Foto: Sambutan sekaligus penerimaan Mahasiswa KUKERTA Dr. H. Asep Nugraha Jaya, M.Pd

Secara simbolis para Mahasiswa KUKERTA diserahkan oleh Wakil Rektor II kepada Pemerintah Daerah yang dalam hal ini disambut dan diterima oleh Dr. H. Asep Nugraha Jaya, M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang) mewakili unsur pemerintahan daerah. Selain itu juga dilakukan pelepasan balon sebagai pertanda mahasiswa mulai melakukan KUKERTA tahun 2023.

Foto: Pelepasan Balon Simbolis dimulainya Pelaksanaan KUKERTA 2023

Foto: Pembaca Al-Qur’an (Ustazah Sa’adah, M.Pd), Pembaca Doa (Ustad Hikmatullah, M.Sy)

UIN SMH Banten Lepas Enam Mahasiswa Peserta KUKERTA Kolaborasi Internasional Thailand

Jum’at, 21 Juli 2023, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melepas Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Kolaborasi Internasional Thailand. Sebanyak 6 orang Mahasiswa yang terpilih dalam proses seleksi KUKERTA Internasional Thailand tersebut adalah; Turki Ubaidilah (Bahasa dan Sastra Arab), Nuraeni (Tadris Bahasa Inggris), Putri Sofiyani (Perbankan Syariah), Suvi Arrifatu Zein (Tadris Bahasa Inggris), Siti Aisyah (Ilmu Al-quran dan Hadits), Annisa Cikal Mujahidah (Tadris Bahasa Inggris).

Acara berlangsung di Ruang Rapat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Turut hadir Wakil Rektor I (Prof. Mufti Ali., MA., Ph.D), Ketua LP2M (Dr. Hunainah, M.M.), Kapus Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (Dr. Agus Sukirno, M.Pd), Kapus Pusat Studi Gender dan Anak (Dr. Iin Ratna Sumirat, M.Hum), para Tim Ahli Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (Eni Nuraeni, M.Si dan Sumintak, M.Si) serta Orang Tua/Wali mahasiswa.

KUKERTA Internasional akan dilaksanalan di Provinsi Krabi Thailand Selatan, berlangsung selama sebulan, 25 Juli – 23 Agustus 2023. Tema yang diusung oleh UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yaitu “Menuju Universitas Islam Unggul. Hunainah dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT, bahwa tahun ini dapat mengirimkan kembali mahasiswa mengikuti kegiatan KUKERTA Internasional. “Kalian harus beryukur dan berterima kasih kepada Allah SWT, kedua orang tua, kampus, bapak/ibu dosen yang sudah mensupport dan mengikuti kegiatan tersebut, kalian adalah mahasiswa pilihan yang berhasil menyisihkan ribuan mahasiswa UIN. Jaga nama baik diri, orang tua, kampus tempat kalian belajar. Semoga pengalaman Internasional tersebut dapat memotivasi untuk sukses dimasa depan”, ujarnya.

Senanda dengan yang diungkapkan oleh Mufti Ali, mengungkapkan rasa senangnya bahwa mahasiswa UIN mampu bersaing di dunia Internasional. “Kalian harus mampu beradaptasi, menghormati adat istiadat, budaya negara setempat. Selain itu, kemampuan bahasa Internasional perlu ditingkatkan, sebab bahasa Internasional salah satu kunci keberhasilan dalam menjalin persahabatan secara luas”, ungkapnya.

Dr. Agus Sukirno, M.Pd selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat pada kesempatan KUKERTA Internasional kai ini juga sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam sambutanya beliau menyampaikan agar mahasiswa membuat daftar check list kebutuhan yang akan diperlukan selama di Thailand. Tujuannya agar tidak ada barang dan perlengkapan yang terlewatkan untuk menjalankan program KUKERTA Internasional, ungkapnya. Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa selama berada di Thailand para mahasiswa harus tangguh menghadapi adat istiadat dan budaya yang beda, tetap waspada dan jangan cengeng dalam menyikapi sebuah persoalan yang ada, pungkasnya.

Foto: Pelepasan KUKERTA Internasional Thailand

PPM LP2M UIN SMH Banten bentuk Kader Dai melalui Pelatihan Kader Dai Generasi Z

0

Serang 13-14 Juni 2023, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengadakan Pelatihan Kader Dai Generasi Z diikuiti oeh puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas yang dihelat oleh Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) di ruang rapat LP2M di pada Tanggal 13 Juni 2023 sampai 14 Juni 2023.

Dalam sambutannya Ade Fakih kurniawan sekertaris LP2M mengatakan bahwa acara ini hadir untuk wadah para dai milenial yang dapat mengikuti perkembangan Zaman dengan berdakwah melalui media sosial.

“Dakwah pada saat ini gak hanya dengan cara terbuka secara langsung, namun bisa dengan cara seperti dengan mengguanakan kanal-kanal internet. ” Ucapnya. Senin (13/06).

Selain itu Rektor UIN SMH Banten. Wawan Wahyudin berpesan, dai milenial harus bisa menjaga kearifan bahasa lokal dan mahir dalam berbahasa internasional.

“Dai harus bisa melindungi bahasa lokal, bahasa asing dipelajari” Ucapnya. Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa ada 4 hal yang juga harus dikuasai yaitu; penguasaaan bahasa, penguasaan IT, memiliki akhlak yang baik, mampu memahami metodologi dakwah, pungkasnya.

Ditempat lain Agus selaku kepala pusat pengabdian, memaparkan tujuan dari diadakannya acara ini. Diantaranya dengan membekali mahasiswa dasar-dasar dakwah digital, yang saat ini sudah menjadi tuntutan bagi para pendakwah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa terkait bagaimana menjadi seorang pendakwa pada masa ini,” jelasnya.

Mahasiwa juga diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini bisa membuat suatu inovasi dengan apa yang dipelajari, seperti membuat konten dakwah yang dipublikasikan melalui media-media sosial. Seperti Instagram, Tiktok dan lainnya. Selain bisa membuat inovasi dalam berdakwah, para peserta juga diharapkan bisa menjadi relawan dalam setiap kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sehingga dapat melakukan program-program yang bermanfaat bagi masayarakat, seperti penyuluhan yang dikemas sesuai dengan individu masing-masing.


Foto: Kegiatan Pelatihan Kader Dai Gen-Z 13-14 Juni 2023

The Winners of the 2023 Digital Muslim Review Article Competition

0

The committee congratulates the winners of the 2023 “Digital Muslim Review” Article Competition. They are:

  1. Muhammad Alan Juhri (Universitas Islam Internasional Indonesia, Indonesia) and Hidayah Hariani (Sakarya University, Turkiye), Cultivating Religious Inclusiveness through Social Media: Decorating Podcast for Interfaith Dialogue in the Case of “Login Program”
  2. Mualimin (Institut Agama Islam Negeri Palangkaraya, Indonesia), Shakhzod Tokhirov (Sakarya Uygulamali Bilimler Universitesi, Turkiye), Nada Ramadhana (Sakarya Üniversitesi, Turkiye), From New Media to New Piety: The Construction of Muhammadiyah Digital Piety Ideas
  3. Abd Hannan (Institut Agama Islam Negeri Madura, Indonesia) and Ach. Fatayillah Mursyidi (Edinburgh University, United Kingdom), Media Sosial dan Fragmentasi Otoritas Agama di Kalangan Muslim di Indonesia Kontemporer
  4. Mauloeddin Afna (IAIN Aceh, Indonesia), An Approach of Imam Al-Ghazali’s Teachings on The Manhaj of Mashlahah-Mursalah in Navigating the Intersection of Islamic Values and Digital Behavior
  5. Esra Ahmed Abdulhalim Mustafa (Universitas Islam Internasional Indonesia, Indonesia), The Thirst for Islamic Knowledge in the Digital Era
  6. Muhammad Lukman Arifianto (Universitas Negeri Malang, Indonesia), Titis Thoriquttyas (Marmara University, Turkiye), Iqbal Fathi Izzudin (Universitas Negeri Malang, Indonesia), Inquiring Arab-Islamic Debatable Terms to ChatGPT: Will it Take a Side?
  7. Ida Bagus Suryanatha (Universitas Palangkaraya), Fitriana (Universitas Palangkaraya) and Katriani Puspita Ayu (Leiden University), Jihad Millenial In Digital Age: Analisis Wacana Kritis Self Radicalization & Self Recruitment Generasi Millenial Pada Narasi Keagamaan
  8. Nadia Nurfitria (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten), Social Movement: Hybridization Of Millennials’ Muslim Identity In The Digital Era
  9. Iman Wahyudi (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten) and Sabo Jamilu Sa’idu (Ahmadu Bello University Nigeria), Artificial Intelligence Chatbot Similarity Index Detection App as Anti-Plagiarism Campaign to Against Intellectual Property Crime
  10. Hadi Persitiwo (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten) and Ahlam Tri Anugrah (Qatar Academy Al-Khor, Qatar), Quick Response (QR) Code As Part Of Digital Muslim Media In Islamic Da’wah at The Qatar World Cup
  11. Oktaviani Permatasari Urgensi Sanad Al-Qur’an Dalam Menghadapi Tantangan Islam Digital (Studi pada Pondok Pesantren Berbasis Al-Qur’an di Mojokerto) Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto
  12. Chee-Ming Chan (Iman Amal Mirza Abdullah Chan) (Universiti Tun Hussein Onn Malaysia), Into Advanced Digital Age: How to Strive and Thrive for Young Scholars in the Chaos?

PPM LP2M UIN SMH Banten Gelar Seleksi KUKERTA Kolaborasi Internasional dan KUKERTA Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama

0

Foto: Seleksi KUKERTA Internasional dan Nasional

Serang, Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) menggelar seleksi KUKERTA Kolaborasi Internasional dan KUKERTA Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama pada hari Kamis 25 Mei 2023 bertempat di ruang Rapat LP2M Gedung Rektorat Lantai 2. Peserta seleksi berasal dari utusan terbaik masing-masing fakultas yang ada di lingkungan kampus UIN SMH Banten. Sebelumnya para peserta seleksi merupakan hasil rekomendasi program studi yang kemudian di ajukan ke fakultas untuk diikut sertakan dalam seleksi di tingkat universitas (LP2M UIN SMH Banten)

Sebanyak 21 orang mahasiswa mengikuti seleksi di tingkat universitas dengan rincian 10 orang mahasiswa mengikuti seleksi KUKERTA Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama dan 11 orang mahasiswa mengikuti Kolaborasi Internasional. Adapun para penguji seleksi merupakan tim independent berasal dari Dosen yang telah diberikan mandat berdasarkan Surat Tugas Nomor 700/Un.17/L.II/02/05/2023 tertanggal 23 Mei 2023.

Adapun nama-nama yang bertugas menjadi Tim Seleksi adalah sebagai berikut:

Prof. Mufti Ali, Ph. D (Ketua Tim Seleksi KUKERTA Kolaborasi Internasional)
Dr. Subhan, M.Ed. (Anggota Tim Seleksi KUKERTA Kolaborasi Internasional)
Dr. Ade Jaya Suryani. (Anggota Tim Seleksi KUKERTA Kolaborasi Internasional)
Dr. Masrukhin, Lc., M.Ag. (Anggota Tim Seleksi KUKERTA Kolaborasi Internasional)

Dr. Hunainah, M.M. (Ketua Tim Seleksi KUKERTA Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama)
Dr. Agus Sukirno, M. Pd. (Anggota Tim Seleksi KUKERTA Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama)
Dr. M. Ishom, M.A. (Anggota Tim Seleksi KUKERTA Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama)
Dr. Anita, S.S., M.Pd  (Anggota Tim Seleksi KUKERTA Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama)

Dr. Hunainah, M.M Ketua LP2M Yang juga merangkap sebagai salah satu tim seleksi menguungkapkan bahwah mahasiswa yang mengikuti seleksi KUKERTA baik tingkat Internasional mapun Nasional merupakan mahasiswa berprestasi pilihan prodi dan fakultasnya masing-masing, kelak jika beberapa orang diantaranya terpilih maka diharapkan mahasiswa dapat menjadi duta kampus baik dikancah Internasional maupun Nasional, ujarnya.

Selaras dengan Ketua LP2M, Dr. Agus Sukirno, M.Pd Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) mengungkapkan bahwah peserta yang mengikuti seleksi merupakan mahasiswa terbaik yang diharapkan dapat mengemban amanah serta membawa nama baik kampus UIN SMH Banten ditaraf Internasional maupun Nasional. Lebih lanjut Kapus PPM mengungkap bahwa mahasiswa yang terpilih adalah mahasiswa yang memiliki potensi besar dan jangan pernah minder dengan kelebihan orang lain, punggkasnya.

Lutfika salah satu peserta seleksi mengungkapkan bahwa dirinya senang dapat mengikuti seleksi ini, dia bersyukur telah menjadi perwakilan fakultasnya dan dia telah menunjukkan kemampuan terbaiknya agar dapat diterima menjadi salah satu peserta dalam kegiatan ini, ujarnya.

Kuota peserta KUKERTA Kolaborasi Internasional berjumlah 6 orang mahasiswa yang akan diberangkatkan ke Krabi, Thailand, dan jumlah kuota peserta KUKERTA Kolaborasi Nasional Moderasi Beragama berjumlah 6 orang yang akan diberangkatkan ke Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Adapun hasil dari seleksi ini akan di umumkan lewat website LP2M.

PPM LP2M UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat dan Sertifikasi DPL KUKERTA

0

Serang, 18 Mei 2023. Dalam rangka penguatan kapasitas dan kapabilitas Dosen UIN SMH Banten dalam bidang pemberdayaan masyarakat, PPM LP2M UIN SMH Banten menggelar pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat dan Sertifikasi DPL KUKERTA yang telah dilaksanakan pada 9-13 Mei 2023 yang lalu. Kegiatan ini diikuti oleh 36 orang dosen berasal dari beberapa Fakultas yang ada di lingkungan kampus UIN SMH Banten.

Kegiatan diselenggarakan dengan sistem hybrid (online dan ofline), hadir dalam kegiatan pembukaan Dr. Hidayatullah, M.Pd (Wakil Rektor III), Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud (Sekretaris LP2M), Dr. Agus Sukirno, M.Pd (Kepala Pusat PPM), Dr. Iin Ratna Sumirat, M.Hum (Kapala Pusat PSGA), dan Beberapa Tenaga Ahli PPM, para Tim Kepanitiaan, serta 36 orang peserta.

 Foto: Tangkapan layar zoom meeting saat acara pembukaan

Dalam sambutannya Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud mengatakan bahwa “pelatihan ini penting bagi dosen untuk mendapatkan pengetahuan terkait dengan metodologi pemberdayaan masyarakat sebelum melakukan aktivitas pengabdian kepada masyarakat, dan dosen yang megikuti pelatihan ini sekaligus akan diberikan sertifikat yang akan menjadi salah satu syarat untuk menjadi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada kegiatan KUKERTA yang diselenggarakan oleh PPM LP2M UIN SMH Banten” ungkapnya.

Ungkapan di atas selaras dengan apa yang disampaikan oleh Dr. Hidayatullah, M.Pd, dalam sambutannya Wakil Rektor III yang mewakili Rektor mengatakan bahwa “Rektor UIN SMH Banten sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh PPM LP2M UIN SMH Banten”. Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwasanya pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang akan menjadi barometer keterlibatan dunia kampus (dosen dan mahasiswa) dalam memberdayakan masyarakat secara komprehensif. Oleh karena itu, Dosen harus dibekali dengan metodologi pemberdayaan masyarakat, dengan demikian dosen memiliki kemampuan untuk memahami masyarakat, sehingga hal ini akan dapat menghilangkan kesan kampus hanya sebagai “Menara gading” pungkasnya.

Adapun metodologi yang diberikan pada pelatihan ini adalah Participatory Action Research (PAR) dengan mengundang narasumber yang sangat berkompeten di bidangya seperti Dr. Agus Afandi, M.Fil.I (Kapus PkM UIN Sunan Ampel Surabaya) yang juga sebagai tim penyusun buku Metodologi Pengabdian Masyarakat Kementerian Agama dan Dr. Yayan Sofyan Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang pernah menjadi Ketua LP2M pada kampus tersebut.

Foto: Tangkapan layar zoom meeting pada saat materi online

Kegiatan dibuat menjadi 2 sesi, sesi pertama adalah pendalaman materi terkait PAR dibahas dan di bedah oleh Dr. Agus Afandi, M.Fil.I lewat online melalui zoom meeting. Sesi kedua, melakukan praktik lapangan terkait dengan pemahaman materi PAR didampingi langsung oleh Dr. Yayan Sofyan di Desa Karyawangi, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandegelang. Peserta kegiatan pelatihan ini sangat antusias dalam mengikuti kegiatan, seperti yang diungkapkan oleh Dr. Adhi Kusuma, M.Si yang mengatakan bahwa “saya sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dan kegiatan ini dirasakan sekali kebermanfaatannya bagi para dosen UIN SMH Banten” ungkapnya.

Foto: Persiapan turun ke lapangan bersama Kades dan jajaran serta Peserta pelatihan

Pada sesi praktik lapangan semua peserta antusias dan bersemangat menerapkan pemahaman materi yang telah diberikan. Peserta dibagi kedalam 5 kelompok untuk melakukan beberapa kegiatan seperti melakakan Rapid Rural Appraisal atau pemantauan secara cepat tentang keadaan desa, membuat peta wilayah bersama masyarakat untuk indentifikasi dan potensi desa, menganalisis dan membuat pohon masalah, pada hari terakhir kemudian semua kelompok mempresentasikan tugas yang telah diberikan.

Foto: Kegiatan pemaparan hasil lapangan

Pada akhir kegiatan ini penyelenggara meminta testimoni atau pandangan dari salah satu peserta yaitu Dr. Ahmad Habibi Syahid, M.A.Pd mengungkap bahwa “Saya dengan senang hati berbagi pengalaman saya sebagai peserta Pelatihan Metodologi Pemberdayaan dan Sertifikasi DLP KUKERTA yang diselenggarakan oleh Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Saya sangat puas dengan pelatihan ini karena memberikan saya pemahaman yang lebih dalam tentang metodologi pemberdayaan masyarakat terutama untuk diimplementasikan dalam membimbing mahasiswa-mahasiswa pada kegiatan KUKERTA. Pelatihan ini diselenggarakan dengan sangat baik oleh tim yang sangat berpengalaman dan terampil dalam bidangnya. Narasumber yang dipilih sudah banyak memiliki pengalaman. Mereka memberikan materi yang sangat komprehensif dan mudah dipahami, serta memberikan contoh-contoh nyata yang memungkinkan saya dan peserta lainnya untuk memahami konsep-konsep yang diajarkan dengan lebih baik” ungkapnya.

Lebih lanjut Dr. Ahmad Habibi Syahid, M.A.Pd menuturkan bahwa “Saya juga senang dengan atmosfer yang ramah dan inklusif selama pelatihan. Saya merasa nyaman untuk bertanya dan berinteraksi dengan peserta lain serta tim pelatihan. Saya juga sangat mengapresiasi penggunaan teknologi modern selama pelatihan, yang memungkinkan kami untuk mengikuti pelatihan dengan lancar dan mudah baik pada sesi daring maupun saat praktik ke lapangan. Secara keseluruhan, saya sangat merekomendasikan Pelatihan Metodologi Pemberdayaan seperti ini dapat dilakukan kembali untuk siapa saja yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang pemberdayaan masyarakat. Terima kasih kepada tim pelatihan yang telah memberikan pengalaman” pungkasnya.

Selaras dengan apa yang diungkapkan oleh Dr. Agus Sukirno, M.Pd, bahwa kegiatan Pelatihan Metodologi Pemberdayaan  Masyarakat akan terus diprogramkan tiap tahun, sehingga semua dosen dapat melakukan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan metodologi pemberdayaan yang telah dipahaminya dan agar dapat dipraktikkan pada komunitas masyarakat.  Lebih lanjut Dr. Agus Sukirno, M.Pd, mengucapkan banyak terima kasih kepada tim penyelenggara, para narasumber dan Camat Pulosari , kepala Desa Karyawangi serta semua perangkat desa yang telah terlibat aktif mendampingi semua peserta untuk belajar bersama.

 

Foto: Beberapa aktivitas praktik lapangan